13 Bagian-Bagian Mikroskop (Cara Menggunakan dan Jenis-Jenisnya)

Seperti yang kita ketahui bahwa alam semesta ini terdiri dari bermacam-macam unsur termasuk mikroorganisme yang tak dapat dilihat secara kasat mata.

Oleh karenanya ilmuwan membuat sebuah alat untuk membantu melihat objek kecil tersebut. Alat itu disebut dengan mikroskop.

Jika dipaparkan secara istilah mikroskop merupakan alat yang digunakan untuk melihat objek/organisme berukuran kecil yang sulit dilihat langsung oleh mata.


Jenis-Jenis Mikroskop


Mikroskop sendiri terbagi menjadi dua jenis jika dilihat dari sumber pembentukan bayangan, yaitu mikroskop cahaya serta mikroskop elektron.

Mikroskop cahaya merupakan mikroskop yang mempergunakan cahaya sebagai sumber pembentukan bayangan, sedang mikroskop elekton menggunakan elektron sebagai sumber pembentukan bayangan.

Pembagian tersebut tidak berhenti sampai disitu, karena mikroskop cahaya terbagi lagi menjadi mikroskop binokuler dan monokuler.

Seperti namanya binokuler berarti memiliki satu lensa okuler dan monokuler berarti mikroskop tersebut memiliki dua lensa okuler sehingga kedua mata kita dapat menggunakan lensa secara bersamaan.

Adapun kelebihan dari mikroskop elektron adalah bahwa perbesaran pada mikroskop tersebut lebih besar 250.000 dibanding mikroskop cahaya.

Maka tak heran jika mikroskop elektron lebih sering digunakan untuk mempelajari struktur terkecil makhluk hidup, seperti sel dan lain-lain.

Untuk berkenalan dengan benda bernama mikroskop ini tentu pertama kita harus mempelajari hal dasar seperti bagian-bagian apa saja yang dimiliki oleh mikroskop.

Oleh karenanya kita simak penjelasan lebih lanjut di bawah ini:


Bagian-Bagian Mikroskop


Mengenal Bagian-Bagian Mikroskop dan Jenis-Jenisnya
mikirbae.com

Mikroskop memiliki dua bagian yaitu bagian optik dan bagian mekanik. Bagian optik merupakan bagian yang dapat membuat proyeksi bayangan objek di mata kita. Bagian ini terdiri dari lensa okuler, lensa objektif, reflektor, dan kondensor.

Bagian yang kedua yaitu bagian mekanik merupakan bagian yang berfungsi untuk menunjang bagian optik.

Bagian ini terdiri dari pengatur fokus, tabung mikroskop, revolver, penjepit objek, diafragma, meja objek, lengan mikroskop, kaki mikroskop, dan sendi inklinasi (skrup)

Setelah mengetahui garis besarnya mari kita lihat detail penjelasan bagian-bagian mikroskop tersebut:

1. Lensa Okuler

Lensa okuler merupakan lensa yang terletak di dekat mata pengamat. bagian ini memiliki fungsi untuk memperbesar bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif, dan dapat menghasilkan benda dengan perbesaran 5x, 10x atau 12,5 kali.

2. Lensa Objektif

Lensa objektif yaitu lensa yang terletak di dekat objek yang sedang diamati. bagian ini berfungsi untuk memperbesar bayangan benda atau objek pengamatan.

Perbesaran benda tersebut dapat mencapai 10X, 0X, atau bahkan 100X. selain itu bagian ini juga dapat membentuk bayangan nyata dan terbalik.

3. Reflektor (Cermin Pengatur)

Reflektor memiliki fungsi untuk merefleksikan atau memantulkan cahaya ke dalam diafragma. bagian ini juga mempunyai dua sisi bagian yaitu datar dan cekung, dimana keduanya dapat dilepas dan diganti dengan cahaya lampu.

Karena memang pada mikroskop model terkini, cermin tidak digunakan lagi tetapi digantikan dengan sumber cahaya yang terpasang di bagian bawah atau kaki.

4. Kondensor

Bagian ini berfungsi sebagai pengumpul cahaya yang masuk. Selain itu kondensor juga berfungsi untuk memfokuskan cahaya agar objek menjadi terang.

5. Tubus (tabung mikroskop)

Tubus memiliki fungsi untuk mengatur fokus serta menjadi penghubung antara lensa okuler dan lensa objektif yang ada pada mikroskop.

6. Revolver (Pemutar Lensa)

Bagian revolver digunakan untuk mengatur perbesaran lensa objektif yang diinginkan.

7. Diafragma

Diafragma memiliki fungsi untuk mengatur jumlah cahaya yang masuk.

8. Penjepit Objek (klip)

Bagian mikroskop selanjutnya adalah penjepit objek atau klip. Klip ini berfungsi untuk memegang, menahan, atau menekan kaca objek agar mudah digerakkan ketika proses pengamatan.

9. Meja mikroskop

Meja mikroskop memiliki fungsi untuk meletakkan benda yang akan diamati

10. Lengan Mikroskop

Bagian selanjutnya adalah lengan mikroskop, yakni bagian yang berfungsi sebagai pegangan ketika mikroskop akan dipindahkan.

11. Kaki mikrokop

Sebagaimana fungsi kaki, kaki pada mikroskop ini juga berfungsi untuk menopang agar tetap stabil

12. Pemutar Halus (Mikrometer) dan Pemutar Kasar (Makrometer)

Bagian yang terletak pada lengan mikroskop ini berfungsi untuk mengatur kedudukan lensa objektif terhadap objek yang akan diamati.

Pada mikroskop yang memliki tabung lurus, kedua bagian ini digunakan untuk menaik turunkan tabung dan lensa objektif.

Selain itu mikrometer dan makrometer juga digunakan untuk menaik turunkan meja preparat pada mikroskop yang memiliki tabung miring.

Perbedaan antara pemutar halus dan pemutar kasar ini terletak pada cara kerjanya yaitu pada bagian mikrometer digunakan untuk menaikan atau menurunkan tabung atau meja preparat secara lambat.

Sedangkan makrometer menaikan atau menurunkan secara cepat untuk pengaturan agar mendapatkan kejelasan dari gambaran objek.

13. Sendi Inklansi

Bagian sendi inklansi berfungsi untuk mengatur derajat kemiriingan mikroskop agar dapat memudahkan pengamatan.


Cara menggunakan mikroskop


Bagi seseorang yang tidak terbiasa atau baru pertama kali bersinggungan dengan benda ini barangkali akan sedikit bingung bagaimana cara menggunakan mikroskop. Berikut ini terdapat cara umum untuk menggunakan mikroskop:

1. Objek/benda yang akan diamati diletakkan di atas kaca preparat yang sudah berada pada meja benda, kemudian putar perlahan lensa okuler ke perbesaran lemah.

2. Selanjutnya putar makrometer ke arah belakang dan geser pemutar lensa. Agar lensa objektif sesuai dengan datangnya arah cahaya maka atur posisi lensa tersebut.

3. Langkah berikutnya adalah naikkan bagian kondensor, kemudian buka bagian diafragma supaya cahaya yang masuk dapat terserap sempurna. Lalu putarlah cermin dengan perlahan serta lakukan sampai terlihat bagian gelap terang.

4. Yang terakhir adalah memutar bagian mikrometer mendekat ke arah meja benda dan atur agar lensa objektif dekat dengan benda praparat.

setelah itu kamu dapat mengamati objek yang diteliti juga dapat mengulangi prosedur di atas dengan menambah perbesaran ke perbesaran yang lebih besar.


Gambar Jenis-Jenis Mikroskop


Di atas telah memuat penjelasan tentang jenis-jenis mikroskop, agar pembaca dapat mengetahui gambaran visual dari jenis-jenis mikroskop tersebut di bawah ini terdapat gambar berbagai model dari jenis-jenis mikroskop yang telah disebutkan di atas:

1. Gambar Mikroskop Monokuler

alatkesehatan.id

2. Gambar Mkroskop Binokuler

Mengenal Bagian-Bagian Mikroskop dan Jenis-Jenisnya
medicalogy.com

3. Gambar Mikroskop Fase Kontras

Mengenal Bagian-Bagian Mikroskop dan Jenis-Jenisnya
berkahkhair.com

4. Gambar Mikroskop Medan Terang

Mengenal Bagian-Bagian Mikroskop dan Jenis-Jenisnya
rivernend.blogspot.com

5. Gambar Mikroskop Medan Gelap

Mengenal Bagian-Bagian Mikroskop dan Jenis-Jenisnya
berkahkhair.com

6. Gambar Mikroskop Pender

Mengenal Bagian-Bagian Mikroskop dan Jenis-Jenisnya
berkahkhair.com

7. Gambar Mikroskop Ultraviolet

Mengenal Bagian-Bagian Mikroskop dan Jenis-Jenisnya
berkahkhair.com

8. Gambar Mikroskop Stereo

Mengenal Bagian-Bagian Mikroskop dan Jenis-Jenisnya
alatlabor.com

9. Gambar Mikroskop TEM (Transmission Electrone Microscope)

coen.boisestate.edu

10. Gambar Mikroskop SEM (Scanning Electrone Microscope)

Mengenal Bagian-Bagian Mikroskop dan Jenis-Jenisnya
jeol.co.jp

Demikian artikel tentang bagian-bagian mikroskop, semoga apa yang tertera di atas dapat menambah wawasan pembaca sekalian, khususnya bagi pembaca yang benar-benar belum mengetahui apa itu mikroskop, apa kegunaannya, dan bagaimana cara menggunakannya.

Bagi yang sudah mengetahui banyak tentang mikroskop dapat menambahkan catatannya ya. Selamat membaca. Belajar dengan asyik melawan dengan gembira.!

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.