8 Cara Mengatasi Depresi (Ampuh)

Depresi adalah kondisi gangguan mental serius yang membuat penderitanya merasa harga dirinya menurun, kurang percaya diri, kesedihan ekstrim yang menyebabkan kehilangan napsu makan dan kurangnya semangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Depresi juga bisa mempengaruhi cara berpikir dan perilaku, serta membuat anda memiliki berbagai masalah fisik dan emosi yang berdampak buruk bagi diri anda dan lingkungan sekitar.

Gejala apabila seseorang mengalami depresi adalah rasa sedih yang berlangsung dalam beberapa hari atau minggu, sulit konsentrasi, merasa sedih atau kosog, gelisah dan kesulitan tidur, yang paling parahnya adalah rasa mengganggu tersebut sampai menyebabkan timbulnya pemikiran atau tindakan untuk bunuh diri.

Depresi tidak boleh disepelekan begitu saja dan harus segera diatasi. Penderita harus sesegera mungkin mengatasinya apabila sudah merasa tanda-tanda depresi tersebut.


Cara Mengatasi Depresi


Berikut adalah beberapa cara mengatasi masalah depresi yang bisa anda lakukan.

1. Perbaiki Spiritual

Image Source: elizato.com

Depresi seperti permasalahan rumit yang berhubungan dengan batin atas kehendak Yang Maha Kuasa, mengurainya dan menata kembali spiritual anda akan menjadi awal yang baik untuk mengatasinya.

Perbanyak ibadah sesuai kepercayaan, meditasi dan selalu bersyukur atas segala nikmat yang sudah diterima selama ini akan menjadi kunci utama untuk mengatasi depresi.

2. Membuka Diri

Image Source: pkbi-diy.info

Terus menerus menutup diri dari dunia luar, malah membuat anda memiliki aura negatif dan semakin depresi.

Mulailah ubah karakter dan kepribadian anda menjadi orang yang lebih terbuka dan bersahabat pada dunia luar agar mendapat dukungan sosial.

Jalinan yang baik dengan teman dan keluarga, dapat memberi dampak positif pada diri anda sehingga depresi bisa sedikit berkurang.

3. Perbaiki Pola Asupan

Image Source: gorrygourmet.com

Stres atau depresi dapat mempengaruhi pola makan penderitanya. Bisa membuat hilangnya nafsu makan atau sebaliknya, tak jarang penderitanya mengalami perubahan berat badan yang drastis.

Maka dari itu penting untuk menperbaiki asupan nutrisi seimbang sehari-hari.

Perbanyak minum air putih, makan sayur, buah-buahan, kacang-kacangan dan makanan bergizi seimbang lainnya.

4. Olahraga

Image Source: tribunnews.com

Olahraga teratur dapat meningkatkan produksi hormon-hormon pada otak yang bisa membuat bahagia, menghilangkan rasa sakit serta meningkatkan mood dan suasana hati.

Lakukan olahraga yang benar-benar anda sukai, seperti lakukan jalan santai, yoga dan bersepedah kurang lebih 30-60 menit setiap harinya sudah terbilang cukup untuk menciptakan perubahan yang lebih baik pada diri anda.

5. Istirahat Yang Cukup

Image Source: sehatcenter.com

Masalah tidur seperti insomnia, hipersomnia dan gangguan tidur lain dapat mempengaruhi depresi, begitu pula sebaliknya. Cukupi kebutuhan tidur anda 7-9 jam setiap hari, agar mengurangi kemungkinan yang memicu depresi.

6. Refreshing dan Lakukan Kegiatan Baru

Image Source: senayanews.com

Walaupun terasa sulit, namun cobalah untuk mendorong diri anda agar mau melakukan hal yang baru.

Seperti jalan-jalan ke kebun binatang atau pantai dengan teman dan keluarga, mempelajari bahasa baru dan lain-lain.

Nikmati segala waktu yang anda habiskan tersebut, maka akan membuat anda lupa akan depresi.

7. Melakukan Rangkaian Terapi

Image Source: pijarpsikologi.org

Terapi psikologis dan psikoterapi memiliki tujuan untuk mengubah keadaan, mengatasi permasalahan yang menyebabkan depresi dan meningkatkan potensi psikologis yang sudah ada agar dapat memperbaiki kondisi penderita.

Terapi yang biasanya dapat dilakukan yaitu terapi kognitif, terapi pemecahan masalah, terapi interpersonal dan psikodinamik.

8. Mengkonsumsi Obat Antidepresan

Image Source: aladokter.com

Ada banyak macam obat antidepresan, tentunya obat ini memiliki efek samping dan tingkat keberhasilan yang berbeda-beda.

Mengkonsumsi obat antidepresan membutuhkan waktu beberapa minggu-bulan untuk dapat bekerja dan terlihat hasilnya.

Maka dari itu, penting untuk tetap berkonsultasi dengan dokter atau psikiater yang menangani untuk anjuran pemakaian obat.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.