6 Cara Jitu Meningkatkan Kemampuan Story telling
wikihow.com

6 Cara Jitu Meningkatkan Kemampuan Story telling

Posted on

Pernah mendengar istilah “storytelling” ? Pastinya anda pernah mendengarnya. Setiap orang yang belajar bahasa Inggris secara sungguh-sungguh, biasanya pernah melakukan storytelling, baik itu di depan teman-teman, di depan umum, atau mungkin hanya berlatih di depan cermin. Secara praktek, istilah storytelling sudah sering kita dengar di kehidupan sehari-hari. Lalu, apa itu storytelling?

Pengertian Storytelling

Storytelling adalah teknik berbicara di depan umum dengan menceritakan suatu kisah atau cerita dengan ekspresi si pembicara agar para pendengar seolah-olah larut dalam cerita tersebut. Untuk melakukan sebuah storytelling anda harus melakukannya dengan penghayatan.

Lakukanlah dengan semangat agar apa yang anda sampaikan bisa dimengerti oleh pendengar (speaker). Berikan ekspresi yang menarik, turun-naikkan nada bicara anda sesuai dengan cerita yang anda sampaikan.

Ada juga yang disebut dengan digital storytelling, sebenarnya pengertian digital storytelling sama saja dengan definisi di atas, hanya bentuknya yang lebih ke arah digital. Digital storytelling memanfaatkan format digital dalam bentuk teks, suara, gambar dan video.

Cara Meningkatkan Kemampuan Storrytelling

Kemampuan menceritakan sesuatu memang tidak sulit, namun kebanyakan orang merasakan kesulitan ketika harus menceritakan sesuatu terlebih memperkenalkan diri di muka umum. Sebetulnya tidak masalah jika Anda harus menceritakan diri Anda di depan umum, namun jika memang Anda merasa gugup, maka berikut ini adalah beberapa teknik / cara meningkatkan kemampuan storry telling untuk Anda.

1. Percaya diri

Cara meningkatkan kemampuan storry telling yang pertama adalah Anda harus percaya pada diri sendiri, yakinkan bahwa Anda mampu untuk memperkenalkan diri dengan baik. Tidak ada kata salah atau benar dalam memperkenalkan diri, yang ada adalah kemampuan untuk dapat mengungkapkan isi hati. Ini yang akan dihargai oleh banyak orang.

2. Kontak mata

Anda juga dapat melakukan kontak mata dengan orang yang akan diajak bicara, jika posisi Anda adalah seorang pembicara maka tidak ada salahnya jika Ada menatap semua orang satu persatu. Jangan pernah menunduk,karena itu tandanya Anda tidak percaya diri. Tatap mata setiap orang dengan rasa percaya diri, yakinkan diri bahwa Anda bisa, karena memag tidak semua orang mempunyai kemampuan untuk dapat berbicara di depam umum.

3. Kuasai kondisi

Jika Anda adalah seorang pembicara maka sebaiknya siapkan segala sesuatunya dengan baik, tidak ada salahya untuk mempersiapkan teks yang akan digunakan untuk membaca. Namun bukan berarti bahwa Anda akan membaca teks tersebut secara keseluruhan, teks seperti itu adalah salah satu upaya agar Anda ingat akan apa saja yang harus dibicarakan. Kenali juga arah pembicaraan. Jika Anda hendak memperkenalkan diri, tentunya Anda mengetahui secara pasti siapa nama Anda, dimana alamat, tempat kerja, dll.

4. Jangan berbicara terlalu cepat

Berikan jeda setiap kali Anda selesai bicara, pastikan apa yang dibicarakan dapat dimengerti oleh lawan bicara. Ambil nafas dengan baik, pada saat Anda berhenti berbicara, ini juga baik untuk menjaga detak jantung agar selalu dalam kondisi normal. Pada saat jeda seperti ini Anda juga dapat memperhatikan lawan bicara Anda sekedar untuk saling memastikan agar Anda dan lawan bicara masih tertarik dengan apa yang akan dibicarakan selanjutnya.

5. Jangan ragu jika ada salah

Kesalahan akan selalu ada, kapanpun juga, jangan langsung terpuruk atau malu jika terjadi kesalahan, kuasai diri dengan baik, dan minta maaf. Itu adalah langkah yang bijak. Kendalikan situasi dan tetap tersenyum, perbaiki kesalahan Anda dengan mengulangi kembali pembicaran yang tertunda. Dengan begitu maka setiap orang akan menjadi respek pada Anda.

6. Berikan kata sambutan dan penutup yang baik

Yang tidak boleh Anda lupakan adalah selalu memberikan salam dan penutup yang baik, karena itu akan memberikan sinyal pada lawan bicara bahwa pembicaraan akan dimulai atau ditutup.

Menjadi pembicara seperti ini memang tidak mudah pada awalnya, namun dengan latihan yang sering maka lambat laun, Anda akan menjadi terbiasa. Demikianlah cara meningkatkan kemampuan story telling tips semoga berguna bagi Anda semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.