7 Contoh Narasi ini Wajib Kamu Baca untuk Inspirasi Hidup

Posted on

Contoh Narasi – Dalam kesempatan kali ini kita akan mengulas pengertian apa itu narasi sampai ke contoh-contohnya.

Seperti yang kita sendiri tahu, dalam perkembangan mengenai informasi tertentu, cerita, dan bahkan karangan bisa dibilang hampir tidak pernah luput dari narasi yang dibangun.

Semakin kuat atau menarik narasinya, semakin kuat dan menarik juga informasi atau cerita yang sedang dibuat. Narasi dalam hal ini ikut memberikan sentuhan atau warna pada keseluruhan tulisan. Oke,mari langsung saja!


Apa Itu Narasi?


pintarnesia.com

Disarikan dari berbagai sumber, narasi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf dalam sebuah tulisan yang rangkaian peristiwa dari waktu ke waktu dijabarkan dengan urutan awal, tengah, dan akhir.

Dengan kata lain, narasi berperan membuat detail cerita atau informasi kepada pembaca dalam memahami maksud tulisan yang dibangun. narasi menjelaskan peristiwa dari awal sampai waktu yang dikehendaki penulis.

Tak jarang, narasi indah yang dibuat penulis bisa membuat pembaca begitu terkesima dan menghayati rangkaian peristiwa dalam tulisannya, termasuk juga melekat dengan kuat informasi yang ada di dalamnya. Narasi sendiri terbagi menjadi beberapa pengertian berdasarkan berbagai tujuannya

Apa Saja Jenis-Jenis Narasi?

  • Narasi informatif

Narasi informatif adalah narasi yang memiliki sasaran penyampaian informasi secara tepat tentang suatu peristiwa dengan tujuan memperluas pengetahuan orang tentang kisah seseorang.

Narasi ini berperan memberikan informasi-informasi yang penting dari riwayat atau kisah hidup seseorang. Semakin jelas informasinya, semakin narasi informatif ini memiliki fungsi atau peranannya dengan baik.

  • Narasi ekspositorik

Narasi ekspositorik adalah narasi yang memiliki sasaran penyampaian informasi secara tepat tentang suatu peristiwa dengan tujuan memperluas pengetahuan orang tentang kisah seseorang.

Dalam narasi ekspositorik, penulis menceritakan suatu peristiwa berdasarkan data yang sebenarnya. Pelaku yang ditonjolkan biasanya, satu orang.

Pelaku diceritakan mulai dari kecil sampai saat ini atau sampai terakhir dalam kehidupannya. Karangan narasi ini diwarnai oleh eksposisi, maka ketentuan eksposisi juga berlaku pada penulisan narasi ekspositorik.

Ketentuan ini berkaitan dengan penggunaan bahasa yang logis, berdasarkan fakta yang ada, tidak memasukan unsursugestif atau bersifat objektif.

Dalam narasi ini, kebenaran peristiwa merupakan sesuatu yang sangat penting. Terlebih ketika narasi ekspositorik ini mengulas tentang perjalanan tokoh tertentu.

Data dan fakta yang bisa dipercaya menjadi acuan utama penulis dalam penyusunan narasi ekspositorik ini. semakin banyak data atau fakta terpercaya yang bisa dikumpulkan dan disusun, maka akan semakin memperkaya narasi jenis ini.

  • Narasi artistik

Narasi artistik adalah narasi yang berusaha untuk memberikan suatu maksud tertentu, menyampaikan suatu amanat terselubung kepada para pembaca atau pendengar sehingga tampak seolah-olah melihat atau terdengar.

Ketentuan ini berkaitan dengan penggunaan bahasa yang logis, berdasarkan fakta yang ada, tidak memasukan unsur sugestif atau bersifat objektif.

Dalam narasi jenis ini, penulis memiliki maksud atau pesan tertentu dari narasi yang dibangunnya. Hal tersebut bisa ditunjukkan dari pilihan informasi atau alur yang sengaja dirangkai penulis untuk maksud tertentu, baik terselubung atau samar-samar ditunjukkan maksudnya.

Narasi artistik ini bisa memberikan gambaran yang detail dalam pilihan kalimat yang kuat sehingga pembaca bisa mengerti seperti proses indrawi mendengar dan melihat rangkaian peristiwa dalam tulisan tersebut.

  • Narasi sugestif

Narasi sugestif adalah narasi yang berusaha untuk memberikan suatu maksud tertentu, menyampaikan suatu amanat terselubung kepada para pembaca atau pendengar sehingga tampak seolah-olah melihat.

Atau dalam kalimat lain, Narasi ini memberikan sugesti kepada pembaca dari pilihan kalimat yang dirangkai.

Semakin pembaca mengikuti setiap baris kalimat yang disusun penulis, semakin tersugestikan juga dia dari maksud atau pesan yang ingin dituju oleh penulis.


Bagaimana Ciri Umum Sebuah Narasi?


rumpunsastra.com

Ciri-ciri narasi dalam pendapat yang diungkapkan oleh Atar Semi (2003: 31) adalah sebagai berikut:

  • Berupa cerita tentang peristiwa atau pengalaman penulis. Intinya ada kejadian, peristiwa atau pengalaman tertentu dalam ciri pertama ini.
  • Kejadian atau peristiwa yang disampaikan berupa peristiwa yang benar-benar terjadi, dapat berupa semata-mata imajinasi atau gabungan keduanya. Artinya, narasi bisa unuk karangan fiksi atau berdasarkan kisah nyata.
  • Berdasarkan konfliks, karena tanpa konfliks biasanya narasi tidak menarik.
  • Memiliki nilai estetika.
  • Menekankan susunan secara kronologis.

Bagaimana Cara Penyusunan Narasi?

Berikut ini adalah tahapan singkat penyusunan narasi serta sedikit catatan penting yang tidak boleh dilupakan dalam penulisannya. Poin-poinnya adalah sebagai berikut:

  • Tentukan dulu tema dan amanat yang akan disampaikan
  • Tetapkan sasaran pembaca
  • Rancang peristiwa-peristiwa utama yang akan ditampilkan dalam bentuk skema alur
  • Bagi peristiwa utama itu ke dalam bagian awal, perkembangan, dan akhir cerita
  • Rincian peristiwa-peristiwa utama ke dalam detail-detail peristiwa sebagai pendukung cerita
  • Susun tokoh dan perwatakan, latar, dan sudut pandangan
  • mengerti aturan tanda bacanya dalam kalimat tersebut

Bagaimana Contoh Narasi?


pindai.org

Diambil dari berbagai sumber, beberapa contohnya adalah sebagai berikut:

1. Contoh narasi ekspositoris tentang perjuangan Bung Karno

Perjuangan Ir. Soekarno

Pada tanggal 4 Juli 1927 Ir. Soekarno mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI) dengan tujuan Indonesia segera merdeka. Namun nyatanya pada tanggal 29 Desember 1929, Belanda memasukkan beliau ke dalam penjara Sukamiskin di Bandung sampai pada tanggal 31 Desember 1931.

Beliau dibebaskan dan kemudian bergabung dengan Partindo namun untuk yang kedua kalinya Ir. Soekarno ditangkap dan dibuang ke Ende, Flores pada tahun 1933. Kemudian beliau dipindahkan ke Bengkulu.

Setelah melewati perjuangan yang cukup panjang, beliau bersama Bung Hatta memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.

Catatan: contoh ekpositoris yang pertama ini memberikan penjelasan peristiwa berdasarkan kronologinya. Pembaca diajak melihat rangkaian perjuangan ir. Soekarno dari tahap tertentu sampai tahap tertentu berdasarkan fakta atau kenyataan sebenarnya yang terjadi

2. Contoh narasi ekspositoris tentang perang surabaya

Perang Surabaya

Pada tanggal 10 November 1945 meletuslah sebuah gerakan perlawanan rakyat Surabaya untuk mengusir penjajah Belanda dan para sekutunya dari tanah air khususnya untuk daerah Surabaya.

Perang ini berawal dari kemarahan tentara Inggris akibat terbunuhnya salah satu pimpinan mereka, yaitu Brigadir Jenderal Mallaby. Akibat tewasnya pimpinan mereka, Inggris dan para sekutunya memberikan sebuah ultimatum kepada seluruh pejuang yang ada di Surabaya untuk segera menyerah.

Bukannya menyerah, ultimatum tersebut malah dianggap sebagai penghinaan oleh para pejuang dan rakyat Surabaya. Mereka membentuk sebuah milisi-milisi perjuangan untuk menghadapi pihak Inggris yang mengancam untuk menyerang.

Mengetahui ultimatumnya ditolak, Inggris dan para sekutunya marah besar. Kemudian pada tanggal 10 November pagi mereka melancarkan serangan besar-besaran melalui laut, udara, dan darat dengan mengerahkan kurang lebih 30.000 infanteri.

Sejumlah pesawat terbang, tank, dan kapal perang diarahkan menuju Surabaya. Kota Surabaya diserang habis-habisan oleh pihak sekutu. Mereka mengebom bardir gedung-gedung pemerintahan dan membunuh semua parang pejuang yang terlibat.

Kejadian waktu itu sangatlah mengerikan, pembunuhan terjadi dimana-mana dan membuat para pejuang semakin terdesak. Namun diluar dugaan, rencana mereka untuk menaklukkan Kota Surabaya dalam 3 hari gagal total.

Seluruh pejuang dan rakyat Surabaya turun ke jalan untuk melakukan perlawanan. Semangat para pejuang rakyat Surabaya pada saat itu sangat membara. Hal itu disebabkan berkat munculnya seorang pemuda yang bernama Bung Tomo.

Pada saat itu Bung Tomo dengan gagah berani memberikan sebuah pidato kepada rakyat Surabaya untuk membakar seluruh semangat juang yang mereka miliki walaupun sampai titik darah penghabisan.

Pertempuran Surabaya berlangsung sekitar 3 minggu dan dimenangkan oleh pihak sekutu, Meskipun Kota Surabaya jatuh ke tangan sekutu, perlawanan rakyat Surabaya pada saat itu membangkitkan semangat juang seluruh masyarakat Indonesia.

Catatan : narasi ekspositorik tentang perang surabaya tersebut sesuai dengan ciri yang diulas diawal karena dalam narasi ini, kebenaran peristiwa merupakan sesuatu yang sangat penting.

Terlebih ketika narasi ekspositorik ini mengulas tentang perjalanan tokoh tertentu. Data dan fakta yang bisa dipercaya menjadi acuan utama penulis dalam penyusunan narasi ekspositorik ini.

Semakin banyak data atau fakta terpercaya yang bisa dikumpulkan dan disusun, maka akan semakin memperkaya narasi jenis ini.

Dalam narasi yang dicontohkan juga ditujukan pada sasaran penyampaian informasi secara tepat tentang suatu peristiwa dengan tujuan memperluas pengetahuan orang tentang kisah tertentu.

Dalam narasi ekspositorik, penulis menceritakan suatu peristiwa berdasarkan data yang sebenarnya.

3. Contoh narasi sugestif tentang pengalaman sendiri

Hari Minggu

Hari minggu adalah hari yang paling melelahkan bagiku. Jika di pagi hari banyak remaja yang menghabiskan waktunya untuk bersantai dan pergi untuk jalan-jalan bersama temannya, tidak berlaku bagiku.

Pukul 5 pagi aku sudah harus bangun dan membantu ibuku untuk memasak dan setelah itu aku harus menemani adik-adik ku bermain sampai mereka lelah tertidur.

Catatan : narasi sugestif berusaha mengajak pembaca mengikuti maksud yang diinginkan oleh penulis.

Seperti dalam contoh di atas, penulis mengajak pembaca untuk melihat hari minggunya yang melelahkan dikarenakan peristiwa pada kronologi waktu tertentu.

Informasi yang disusun adalah pengalaman sendiri dari penulis yang seperti melakukan curhat dan memberikan maksud sugesti tertentu.

4. Contoh narasi sugestif tentang cerita pertarungan di pagi buta

Pertarungan di Pagi Buta

Kala itu mentari belum bangun dari peraduannya, ayam jago pun belum melakukan tugasnya. Namun pak Raden telah keluar dari kediamannya. Kulitnya yang keriput dan tipis seolah-seolah tidak mempan akan hembusan angin pagi yang berusaha membekukan kulitnya.

Tangannya yang kekar memikul sebuah cangkul ditangan kirinya sedangkan ditangan kanannya memegang sebuah bingkisan besar.

Pada saat ia melangkah kan kakinya menuju sawahnya, langkahnya tiba-tiba terhenti oleh tangisan anak bayi yang merusak keheningan pada saat itu. Dengan rasa takut pak Raden mencari sumber datangnya suara tangisan itu.

Betapa terkejutnya Pak Raden melihat seorang yang sangat mungil dan lucu tergeletak di bawah pohon beringin besar itu.

Ketika dia mencoba untuk mengangkat bayi itu, tiba-tiba ada seekor harimau yang cukup besar hendak menyerangnya.

Tetapi dengan cekatan pak Raden mengelak terkaman harimau itu. Ternyata suara tangis bayi itu, turut mengundang seekor harimau. Dan tampaknya harimau tersebut sedang kelaparan.

Harimau tersebut selalu memandangi bayi tersebut dengan tatapan yang sangat mengerikan. Melihat harimau tersebut, Pak Raden mencoba menjauhkan harimau tersebut dengan menggunakan cangkulnya.

Akan tetapi harimau itu kembali melawan. Dia berbalik untuk menyerang pak Raden dan berhasil melukai Pak Raden. Dia jatuh ke tanah dan terdesak, saat harimau hendak menerkamnya lagi, pak Raden mengambil cangkulnya yang berada disamping tubuhnya itu.

Alhasil Pak Raden mampu mengalahkan harimau itu dengan cangkulnya yang berhasil menembus perut harimau sampai harimau itu mati.

Setelah berhasil membunuh harimau itu, Pak Raden mengangkat bayi tersebut untuk ia bawa pulang kerumahnya untuk diurus dan diangkat sebagai anaknya.

Catatan: Narasi sugestif diatas membuat pembaca seakan-akan mengikuti dengan detail langkah dan perjalanan pak raden.

Kalimat-kalimat yang disusun dibuat secara liris agar pembaca juga terlibat pada emosi yang ada di ceritanya.

Dalam kata lain, tulisan tertebut mensugesti pembaca tentang betapa gigihnya pak raden dalam melakukan kebaikan atau memperjuangkan sesutatu, terutama ketika melawan si harimau.

Sehingga alangkah baiknya juga jika pembaca bisa mengikuti sikap atau perilaku dari pak raden tersebut.

5. Contoh narasi informatif dalam format yang lebih pendek tentang bagian kehidupan seseorang

Pergilah Arya ke pasar menggunakan sepeda ontelnya, sesampainya dipasar dia membeli kebutuhan hidupnya bersama ayahnya yang sakit-sakitan. Setelah semua barang sudah terbeli, ia kembali mengayuh sepeda ontelnya untuk segera pulang kerumahnya yang hanya berupa sebuah gubuk kecil yang berada di pinggir sungai.

Catatan: narasi diatas memberikan informasi singkat tentang kehidupan arya bersama bapaknya yang sakit-sakitan.

Sebagai narasi informatif, penulis bertugas memberikan informasi kepada pembaca tentang gambaran keadaan tertentu. Meskipun tidak panjang, narasi tersebut sudah berhasil memberikan informasi tertentu yang sampai kepada pembacanya

6. Contoh narasi tentang peristiwa G-30S PKI

Sekilas Tentang Sejarah PKI Masuk ke Indonesia

Partai Komunis Indonesia (PKI), merupakan salah satu partai tertua dan terbesar di Indonesia. Awal mula didirikannya, partai yang diberi nama “Indische Sociaal Democratische Vereeniging (ISDV)” ini bertujuan baik bagi perkembangan Indonesia.

ISDV didirikan oleh Henk Sneevliet pada tahun 1914 jauh sebelum Indonesia melakukan persiapan matang membentuk panitia persiapan kemerdekaan.

Ketika Indonesia menyatakan ingin merdeka, ISDV inilah yang membantu mendidik pribumi dalam menumbuhkan semangat nasionalisme, hingga bisa membebaskan diri dari belenggu kolonialisme Belanda. Paham yang diajarkan yaitu paham Marxisme.

Singkat cerita, sejarah mencatat terjadi reformasi di organisasi ISDV. Partai yang awal mulanya merupakan gabungan dari Partai Sosialis Belanda dan SDAP ini kemudian terpecah. Karena rasa kekecewaan Sneevliet terhadap SDAP Belanda, ia memisahkan diri dari ISDV dengan melahirkan partai baru bernama Partai Demokrat Sosial Hindia (PDSH) pada tahun 1917.

Sejak awal berdiri PDSH sudah berkiblat ke Uni Soviet, dimana pemberontakan menjadi jalan dalam menyuarakan opini. PDSH terus menggaungkan pemikirannya terhadap wacana Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri (merdeka).

Melalui tekad keras Sneevliet, partai ini berhasil merekrut kurang lebih 3000 anggota dari berbagai kalangan. Mencakup para militer Belanda, nasionalis, hingga beberapa para agamis atau pemuka agama pun ikut di dalamnya.

Alur dan pola pikir yang diajarkan Sneevliet mengenai blok dalam untuk gerakan revolusioner demi meraih kemerdekaan Indonesia telah mewabah, hingga mempengaruhi dua tokoh Sarekat Islam (SI), Semaun dan Darsono.

Dua tokoh SI ini memiliki ketertarikan khusus dengan pemikiran Sneevliet dan akhirnya memilih menjadi rekan PDSH. Meskipun beberapa pemimpin PDSH saat itu telah dibuang ke Belanda (termasuk Sneevliet), misis PSDH terus berjalan di bawah kerja samanya dengan SI (Semaun dan Darsono).

Tepat pada bulan Mei 1920, PDSH dan Sarekat Islam bergabung dan mendeklarasikan diri dengan nama Perserikatan Komunis Hindia (PDH) di bawah kepemimpinan Semaun dan Darsono. PDH menjadi partai pertama di Asia yang bergabung dalam komunis internasional.

Perpecahan terjadi dalam organisasi Sarekat Islam, dimana KH. Agus Salim sebagai Sekretaris kala itu mengeluarkan tindakan tegas terhadap anggota SI yang menjadi anggota ganda, diharuskan memilih satu keanggotaan saja.

Pilihan yang diberikan yaitu ikut dalam wadah Sarekat Islam yang selalu memperhatikan agama atau ikut bergabung bersama PDH yang memperjuangkan kemerdekaan dengan caranya sendiri. Pada tahun 1924, Semaun memutuskan ikatan dengan Sarekat Islam, dan mempertegas organisasinya dengan mengubah nama dari PDH menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI).

Sepanjang sejarah, sebelum Indonesia merdeka hingga setelah Inonesia merdeka PKI banyak melakukan pemberontakan terhadap pemerintah. Diantaranya yang tercatat yaitu pemberontakan tahun 1926, berakibat banyak dari pimpinan PKI yang dibuang dan diasingkan pemerintah.

Pada tahun 1927 pemerintah Belanda dengan tegas menyatakan bahwa PKI merupakan organisasi terlarang. Sempat redup karena banyak pemimpinnya yang diasingkan Belanda, pada tahun 1935 Muso kembali ke Indonesia demi mempersiapkan kembali kebangkitan kader PKI.

Cara yang dilakukannya adalah dengan menyusup ke organisasi-organisasi lain dan ikut berpartisipasi bersama mereka. Tujuan penyusupan ini agar nama PKI kembali dipercaya oleh masyarakat.

Pada tahun 1948 setelah Indonesia merdeka dari penjajahan Jepang, PKI kembali melakukan aksi propaganda anti pemerintah berkolaborasi dengan Amir Syarifudin, yang saat itu kecewa terhadap pemerintahan Sukarno karena harus mundur dari kabinet dan digantikan oleh kabinet Hatta.

Amir membentuk Front Demokrasi Rakyat (FDR) dan merencanakan kudeta terhadap pemerintahn Indoensia. FDR dan PKI melakukan aksi teror, pemogokan, adu domba antar anggota dan pejabat militer, serta tindakan propaganda anti pemerintah lainnya.

Tujuan semua aksi tersebut adalah membentuk NKRI baru dengan asas komunis. Rakyat kembali membenci PKI, sehingga TNI memutuskan berperang melawan PKI dengan keras. Muso berhasil dibunuh dan Amir Syarifudin dijatuhi hukuman mati.

Pada tahun 1950 PKI tampil dengan wajah baru di bawah pimpinan Dipa Nusantara Aidit lewat konsep partai nasionalis. Berbagai upaya dilakukan D.N. Aidit hingga PKI berhasil meraih simpati rakyat dan menempati urutan keempat dari hasil pemilu.

PKI menunjukkan perannya sebagai partai nasionalis dengan cara menggndeng buruh-buruh untuk dapat menguasai urusan ekonomi yang sebelumnya dipegang Belanda.

Pada tahun 1960 Presiden Sukarno membuat konsep politik NASAKOM (Nasionalis, Agama, Komunis). Hal ini didukung sangat oleh PKI, karena mereka semakin bebas menjalankan konsep komunisme di Indonesia. Hal inilah yang memicu peristiwa G30S PKI dimulai, kala itu masyarakat terbagi menjadi dua yang pro Sukarno dan yang kontra terhadap Presiden pertama RI tersebut.

7. Contoh narasi tentang sukses terbesar dalam hidup

Sukses Terbesar dalam Hidup Saya

Arti sukses bagi setiap individu pasti berbeda. Mungkin bagi seorang atlet, sukses adalah ketika dirinya mampu mengukir prestasi di ajang olahraga internasional, atau bagi seorang motivator, sukses adalah ketika dirinya mampu menginspirasi ribuan bahkan jutaan orang.

Tentu saja definisi sukses tidak akan mutlak sama bagi setiap orang. Sukses menurut saya pribadi adalah ketika kita bisa meraih cita-cita, tetapi di saat bersamaan kita juga mampu bermanfaat bagi orang lain. Jadi waktu kita tidak hanya untuk mengurus tujuan hidup kita sendiri, namun juga untuk membantu serta mendorong orang lain untuk berhasil.

Saya terlahir dari keluarga sederhana di kota kecil, Pacitan. Dari TK hingga SMA saya mendapat pendidikan dari sekolah-sekolah terbaik yang ada di Kabupaten Pacitan. Alhamdulillah, saya selalu memperoleh peringkat 10 besar di kelas.

Saat duduk di bangku SMP, saya mendapatkan Juara 2 Lomba Mata Pelajaran Bahasa Inggris se-Kabupaten Pacitan dan Juara 2 Lomba Karya Ilmiah Remaja se-Kabupaten Pacitan. Saat SMA pun saya juga aktif mengikuti kelas olympiade Bahasa Inggris dan pernah mengikuti English Debate Contest, walaupun belum bisa menjadi juara.

Selepas SMA, saya melanjutkan pendidikan Strata 1 di Universitas Gadjah Mada dengan program studi Teknologi Hasil Perikanan. Merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi saya bisa belajar di salah satu universitas terbaik di Indonesia. Di perguruan tinggi, saya aktif mengikuti kegiatan organisasi dan menjadi asisten praktikum di beberapa mata praktikum.

Semester 5 merupakan semester yang paling berat karena saya harus bisa membagi waktu antara kuliah dan praktikum yang padat (24 sks), asisten di 2 mata praktikum sekaligus, dan sebagai Kepala Departemen Informasi dan Komunikasi di HMJ yang notabene harus mengatur serta bertanggung jawab terhadap kinerja staf dan program kerja departemen selama 1 tahun.

Departemen yang saya pimpin pun saat itu menggelar kegiatan talkshow kepenulisan yang menghadirkan penulis buku best seller, Habiburrahman El-Shirazy. Selain bertindak sebagai kepala departemen, saat itu saya juga menjadi koordinator PDD, serta membantu staf Dana Usaha dalam mencari sponsor ke beberapa tempat.

Semester 5 berakhir dengan IP memuaskan, tugas sebagai asisten praktikum berjalan lancar, dan talkshow kepenulisan yang banyak diminati peserta.

Semester 6 pun tergolong berat karena saya masih dipercaya untuk menjadi Bendahara Umum HMJ, asisten Analisis Hasil Perikanan dengan acara praktikum yang banyak, persiapan KKN, penelitian skripsi, dan di bulan Juni 2012, ibu saya mengalami kecelakaan yang cukup serius.

Kecelakaan itu mengakibatkan pendarahan di otak dan patah tulang bahu. Pendarahan otak menyebabkan ibu saya seperti orang linglung, tidak bisa mengingat siapa-siapa, dan harus menjalani rawat inap selama 21 hari di RS. Bethesda Yogyakarta.

Sungguh saat itu saya merasakan kesedihan yang mendalam. Saya pun harus membagi waktu antara kuliah dan praktikum saya sendiri, menjadi asisten praktikum, menjadi Bendahara Umum KMIP, mempersiapkan KKN, melakukan penelitian awal untuk skripsi, dan merawat ibu saya di rumah sakit.

Puji syukur Alhamdulillah di semester 6 yang berat, saya mendapatkan IP tertinggi saya ketika kuliah, yakni 3,90. Saya merasa sangat bersyukur karena mampu meraih IP tinggi walaupun saya menempuh kuliah dan ujian akhir semester dengan kesibukan yang luar biasa.

Tanggung jawab terhadap kuliah, menjadi asisten, menjadi pengurus organisasi dan sebagai anak yang berbakti kepada orang tua memang harus dilakukan secara seimbang.

Kesuksesan juga bisa berarti bahwa seseorang yang teguh ingin mewujudkan cita-citanya, tidak akan menyalahkan keadaan seburuk apapun yang menimpanya, karena kesuksesan itu sendiri adalah tentang kerja keras, pantang menyerah, disiplin dan fokus, tetapi tetap peduli terhadap lingkungan di sekitarnya


Penutup


Cukup sekian dulu artikel tentang contoh narasi yang dilengkapi dengan pengertian dan beberapa penjabarannya. Sampai jumpa di artikel-artikel selanjutnya. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.