4 Contoh Resensi Buku Beserta Penjelasannya Lengkap

Dalam kesempatan kali ini kita akan membahas tentang contoh-contoh resensi buku beserta pengertian dan catatan-catatan penting ketika kita berbicara mengenai sebuah aktifitas resensi atas buku.

Sebagaimana kita tahu, buku adalah salah satu medium penting dalam kehidupan manusia. Ia berisi rangkaian cerita, informasi, penjelasan-penjelasan yang memiliki manfaat dan tujuan tertentu.

Buku sendiri memiliki penilaian yang biasa orang berikan untuk menujukkan tanggapan, respon, atau kritik tertentu dalam bentuk resensi. Alhasil, resensi menjadi aktifitas yang penting dalam hunungannya dengan buku.

Resensi menunjukkan bahwa buku tersebut memiliki sisi-sisi tertentu sehingga harus dinilai, direspon, atau diberikan tanggapan. Jadi, langsung saja mari ikuti penjabarannya sampai akhir. Cekidot!

contoh resensi buku
loanstreet.com.my

Pertama, Apa sih Resensi Buku Itu?

Disarikan dari berbagai sumber, Resensi berasal dari bahasa Belanda resentie dan bahasa Latin recensiorecensere atau juga revidere yang artinya mengulas kembali.

Resensi adalah suatu penilaian terhadap sebuah karya. Karya yang dinilai dapat berupa buku dan karya seni film dan drama.

Menulis resensi terdiri dari kelebihan, kekurangan dan informasi yang diperoleh dari buku dan disampaikan kepada masyarakat.

Tak jarang dalam proses resensi ini bentuk dari resensinya kemudian bisa muncul dalam media cetak atau elektronik tertentu sebagai ruang khusus yang memang disediakan untuk memuat tentang topik resensi.

Hal ini menunjukkan bahwa resensi merupakan aktifitas penting dalam sebuah buku dan bahkan juga kegiatan berliterasi dalam masyarakat.

Resensi berisikan penilaian secara personal dari penulis resensi atas sebuah buku berdasarkan beberapa sudut pandang yang digunakan dalam melakukan resensinya.

Entah mendukung penuh buku yang dimaksud atau memberikan catatan yang menunjukkan komentar atau kritik tertentu atas bukunya.

Kedua, Apa Unsur Atau Komponen Yang Harus Ada Dalam Meresensi Buku?

Unsur-unsur penting yang harus ada pada sebuah resensi buku antara lain:

  1. Identitas Buku

Dalam membuat resensi buku, identitas buku adalah hal yang paling utama dan mendasar. Tanpa ini, mustahil kita bisa melakukan sebuah resensi buku. Identitas buku yang harus ada seperti:

  • Judul Buku. Adalah judul yang tertera pada sampul depan buku yang akan di resensi.
  • Nama Pengarang. Adalah penulis atau pengarang yang membuat buku tersebut.
  • Nama Penerbit. Adalah percetakan yang menerbitkan buku tersebut untuk dipublikasikan.
  • Jumlah Halaman. Adalah jumlah seluruh halaman buku tersebut selain sampul.
  • Tahun penerbitan. Adalah tahun dimana buku tersebut selesai dicetak dan diterbitkan.
  • Nomor Edisi Terbit. Adalah nomor edisi ke berapa buku itu diterbitkan.

Identitas buku bertujuan memberikan informasi utama kepada pembaca resensi. Sehingga jika pembaca ingin memiliki dan mengetahui isi buku dengan lengkap bisa dengan mudah mencarinya.

  1. Ikhtisar Buku

Ikhtisar buku arau ringkasan ini biasanya disebut juga dengan istilah sinopsis. Hal ini menjelaskan keseluruhan buku secara ringkas dan singkat dalam beberapa baris atau kalimat yang boleh dibilang cukup mewakili keseluruhan bukunya.

Ada catatan terkait perbedaan bila membuat ikhtisar buku non fiksi, ilmiah atau lainnya. Untuk buku ilmiah pembuat resensi bisa merangkum dan langsung membuat sinopsisnya, karena tidak memiliki alur atau kejadian penting di dalamnya.

  1. Pengarang Buku

Apa jadinya bila penulis buku terkait sebagai penyusun utamanya tidak disebutkan dalam aktifitas resensinya. Identitas pengarang buku sangatlah penting, baik yang dituliskan dalam resensi secara singkat atau detail.

Pengarang buku adalah objek dari resensi karena disebabkan oleh dia, respon atas buku yang dibentuk dalam resensi kemudian muncul.

Mengetahui dan mengulas pengarang sebuah buku akan sangat bermanfaat untuk menentukan latar belakang penulisan buku.

Dengan mengetahui latar belakang pengarang sebuah buku maka akan dengan mudah mengerti bahasa dan alur cerita dari karyanya.

  1. Keunggulan Buku

Kelebihan buku ini juga penting untuk diulas dan disampaikan. Selain memberi penilaian tertentu, dalam bagian ini, buku boleh dibilang layak untuk dibaca oleh orang lain karena memiliki kelebihan-kelebihan yang layak untuk disematkan pada buku yang dimaksud.

Ada sisi ekonomis dan sugestif yang menjadi keuntungan tersendiri atas buku dari tahapan penulisan keunggulan buku.

Kelebihan sebuah buku akan menjadi daya tarik bagi calon pembaca. Setelah mengetahui kelebihan sebuah buku kebanyakan calon pembaca akan menginginkan untuk membeli tersebut.

  1. Kelemahan Buku

Barangkali memang benar, tak ada buku yang benar-benar sempurna. Selain faktor kelebihan, ia juga memiliki faktor kekurangan.

Hal ini dikarenakan penulis resensi memiliki sudut pandang tertentu yang ingin ia sampaikan kepada si penulis buku, meskipun bisa juga penulis buku pada awalnya memang memiliki maksud dan niatannya sendiri.

Mengetahui kelemahan juga akan menjadi pertimbangan dalam membeli sebuah karya atau buku. Kebanyakan calon pembaca akan menghindari buku yang memiliki banyak kelemahan dan memilih yang paling mendekati sempurna.

Memang proses yang sangat cenderung subjektif, artinya penilaian atau resensi dari satu orang dan yang lainnya bisa jadi akan sangat berbeda.

Itulah komponen atau unsur-unsur penting yang harus ada saat membuat resensi sebuah buku, apapun jenis buku tersebut ketentuannya sama.

Sehingga dari sebuah resensi buku pembaca sudah bisa mengetahui dengan jelas tentang buku tersebut secara umum.

Kemudian, pembaca sendiri lah yang akan menentukan pilihannya, baik langsung tambah semangat membaca, menghindari, atau bermaksud memberikan penilaian yang lain.

contoh resensi buku
madingbalarea.blogspot.com

Ketiga, Manfaat Resensi Buku itu Apa?

  1. Bahan pertimbangan

Memberikan gambaran kepada para pembaca tentang suatu karya dan mempengaruhi mereka atas karya tersebut, baik pengaruh yang bisa bersifat positif atau negatif. Pokoknya si penulis resensi memiliki standar tersendiri sebagai bahan pertimbangan. Untuk itu pertimbangannya perlu menyajikan hal hal sebagai berikut:

  • Keinginan pengarang yang disajikan oleh penulis resensi secara metaanalisis, yaitu mengkaji landasan filosofi yang dijadikan dasar penulisan, misalnya landasan idealisme, paradigma pembaca yang hendak dikembangkan melalui karangannya, dan fokus pengembangan keterampilan pembaca
  • Kepentingan pembaca sehingga pembaca bisa terbantu mendapatkan informasi buku yang diperlukan
  • Pengarang dan pembaca bisa terjembatani dengan hadirnya sebuah resensi
  • Materi karangan disajikan untuk menunjukkan bahwa materi tersebut tepat bagi segmen pembaca yang menjadi targetnya
  1. Nilai ekonomis

Mendapatkan uang atau imbalan serta buku-buku yang diresensikan secara gratis dari penerbit buku apabila resensinya dimuat di koran atau majalah.

Hal ini tentu saja tidak bisa dipungkiri dimana buku tersebut memang adalah buku yang diperjualbelikan.

  1. Sarana promosi buku

Buku yang diresensikan adalah buku baru yang belum pernah diresensi. Dengan demikian, resensi merupakan media untuk mempromosikan buku baru tersebut.

Dalam bahasa lain, marketing penjualan berdasarkan testimoni atau pendapat-pendapat tertentu.

  1. Pengembangan Kreativitas

Semakin sering menulis, maka semakin terasah kebiasaan menulis untuk setiap individu. Hal ini dilakukan untuk mengembangkan kreativitas menulis.

Seperti halnya pepatah populer, barangsiapa yang akan mudah bisa, karena sudah terbiasa. Bahkan meningkat kemampuannya karena teknologi dan informasi yang semakin terbarukan dan canggih.

Keempat, bagaimana contoh-contoh resensi buku?

contoh resensi buku
bukalapak.com

Diambil dari berbagai sumber, contoh resensi akan diperlihatkan dalam beberapa contoh-contoh berikut:

  1. Resensi karya sastra novel yang berjudul Milea; suara dari Dilan

Judul Buku : Milea; Suara dari Dilan
Pengarang : Pidi Baiq
Penerbit : Pastel Books
Tahun Terbit : Agustus – 2016
Tebal Halaman : 360 halaman

Sinopsis Buku :

Novel ini adalah seri ketiga dari novel Dilan, Dia Dilanku Tahun 1990 dan Dilan, Dia Dilanku Tahun 1991. Jika tidak mengikuti dua novel sebelumnya, pasti akan kebingungan untuk menyimak novel Milea ini. Novel ini seakan menjawab keresahan pembaca novel Dilan sebelumnya, karena di novel Milea ini seolah semua pertanyaan dan kebingungan pembaca akan terjawab.

Novel ini mengambil sudut pandang dari Dilan. Penceritaannya juga menjawab dan mengklarifikasi pernyataan atau cerita dari Milea. Seperti penyebab Akew meninggal, lalu kenapa Dilan ada di kantor polisi. Dilan tidak ditahan karena kasus Akew meninggal. Termasuk latar belakang cerita Dilan yang meramal Milea saat pertama kali kenalan.

Dilan itu teman yang baik. Dilan itu juga pacar yang baik. Dan sebenarnya, Dilan juga murid yang baik untuk guru-guru yang bisa mengerti dirinya.Mungkin, guru-guru bisa membaca novel ini agar tahu bagaimana bersikap pada anak-anak istimewa seperti Dilan dan kawan-kawannya. Mereka tidak perlu dihukum, tidak perlu diceramahi panjang lebar. Cukup dimengerti dan sedikit memberi mereka perhatian dengan cara yang lebih bersahabat. Kisah percintaan Dilan dan Milea, persahabatan, keluarga, hingga kesedihan bersatu dalam buku ini.

Kelebihan buku :

– Cover bukunya sangat kekinian dan sesuai target sasarannya yaitu remaja.
– Banyak puisi-puisi yang diselipkan dalam buku jadi membuat pembaca dapat senyum-senyum sendiri.
– Model penceritaannya dibuat sangat jelas dan terstruktur, jadi ketika membaca dari awal, dapat langsung membayangkan di buku seri Dilan yang pertama dan kedua.
– Novel Milea dan juga versi sebelumnya sangat tampak seperti kisah nyata. Walaupun banyak yang beranggapan cerita dalam novel ini fiksi, tapi penceritaannya sangat tidak berlebihan dan seperti mengalir apa adanya.
– Dari dialog dan penjelasan adegan di dalam setiap kalimat tidak berlebihan, sehingga tidak membuat pembaca yang “baru mulai belajar membaca novel” tidak lelah untuk mengikuti jalan ceritanya.
– Cerita sangat ringan, dapat dibaca oleh semua kalangan umur.

Kekurangan buku :

– Ending di buku ini membosankan, karena ending kisah cinta Milea dan Dilan telah diungkap di novel seri Dilan sebelumnya.
– Terdapat beberapa adegan yang membuat penasaran “apakah lazim seseorang melakukan hal itu di tahun 90-an”. Hal ini kembali lagi di riset penulisnya, karena mungkin bagi beberapa pembaca merasa ini sedikit janggal.

  1. Contoh resensi buku pengatahuan atau non fiksi yang berjudul memahami film

Judul Buku :Memahami Film
Pengarang :Himawan Pratists
Penerbit :Homerian Pustaka
Tahun Terbit :2008
Tebal Halaman :223 halaman

Sinopsis Buku :

Sebagian besar orang masih melihat film adalah sesuatu yang mustahil dilakukan. Padahal film dapat dibuat oleh siapapun. Walaupun minat seseorang belajar buat film tinggi, namun kedalaman memahami seni film masih sangat terbatas. Pengetahuan tentang film sebagai sebuah karya seni masih berada di ruang-ruang kuliah semata, padahal film bukanlah milik para akademisi saja, melainkan milik semua orang yang hobi menonton.

Buku ini mencoba membantu penonton untuk membaca film sebagai sebuah bentuk seni. Melalui buku ini, pembaca akan belajar tentang motif atas pilihan teknik sutradara baik dari sisi naratif maupun sinematiknya. Buku ini akan dengan mudah ditangkap pembacanya ditambah dengan gambar-gambar penunjang.

Kelebihan Buku :

– Mampu memberikan contoh-contoh dari setiap unsur pembentuk film dengan disertai ilustrasi dan referensi film. Contoh-contoh tersebut akan memudahkan pembaca
– Menjelaskan detail topik yang dibahas dalam buku seperti : Jenis dan Ciri Genre, Aspek Naratif, Struktur Tiga Babak dan Alternatif, Aspek Sinematik, Suara, dll.
– Mampu membantu pembuat film baru yang masih dalam tahap pengenalan alat-alat dan proses produksi film. Karena buku ini sangat ringan dan menuntun bagi pemula.

Kekurangan Buku :

– Buku ini sangat susah didapatkan, bahkan di Gramedia jarang sekali menjualnya. Jika ingin mencari buku ini bisa membuka Instagram atau situs penyedia jasa jual buku.

 

  1. Contoh resensi buku cerita yang berjudul kisah 25 nabi dan rasul

Judul Buku : Kisah-Kisah 25 Nabi dan Rasul (Sejarah lengkap & Mukjizatnya)
Pengarang : Sholechul Azis
Penerbit : KunciKom
Tahun Terbit : 2013

Sinopsis Buku :

Buku ini menceritakan kisah-kisah para nabi lengkap beserta sejarah dan mukjizatnya. Ada yang pertama kali mengenal tulisan dan membuat rumah dengan arsitektur sederhana. Ada juga nabi yang bisa mengerti bahasa binatang. Dari buku ini juga dapat memberikan informasi alasan Nabi Nuh membuat kapal yang besar, mukjizat ketika Nabi Ibrahim dibakar, bagaimana serunya perjalanan Nabi Muhammad, dan masih banyak cerita menakjubkan lainnya.

Buku ini memberikan banyak sekali hikmah dari kisah-kisah 25 nabi. Buku ini tambah menarik karena dilengkapi dengan peta perjalanan nabi-nabi tersebut di bumi ini. Para nabi dan rasul adalah orang terpilih utusan Allah masing-masing memiliki tugas dan keistimewaan tersendiri. Nabi Adam as., misalnya, diciptakan sebagai manusia pertama. Nabi Idris as. diberi kesempatan melihat surga dan neraka. Nabi Nuh as. berdakwah selama 950 tahun, sementara Nabi Ibrahim as. dan putranya Nabi Ismail as. diberi amanah untuk membangun Kakbah. Semua kisah nabi-nabi tersebut dirangkum dengan apik di dalam buku ini.

Kelebihan Buku :

– Dari segi judul, sudah sangat menarik untuk orang untuk membelinya, terlebih untuk orang yang sangat masih penasaran tentang cerita-cerita Nabi.
– Isi cerita diungkapkan berdasarkan Al-quran dan referensi shahih
– Setiap kisah dipandu dengan ayat Al-Quran di mana kisah tersebut diambil.
– Setiap kisah dilengkapi gambar-gambar menarik
– Setiap kisah nabi diawali dengan skema kisah yang memudahkan pembaca
– Target sasaran untuk buku ini sebenarnya untuk semua usia, namun buku ini sangat tepat jika untuk anak-anak yang masih dalam tahap belajar agama Islam.

Kekurangan Buku :

Sayangnya buku ini belum menceritakan secara detail tentang perjalanan Nabi dan Rasul.

  1. Contoh resensi buku ilmiah yang berjudul metodologi penelitian

Judul Buku : Metodologi Penelitian & Teknik Penyusunan Skripsi
Pengarang : H. Abdurrahmat Fathoni
Penerbit : PT. Rineka Cipta
Tahun Terbit : 2006

Sinopsis Buku :

Buku ini adalah buku yang disusun berdasarkan pandangan dan pemikiran dari sejumlah peneliti dan pakar dalam bidang metodologi penelitian. Tujuannya untuk membantu mereka yang ingin mengetahui seluk beluk metodologi penelitian, prosedur penelitian, dan desain penelitian yang secara umum dapat digunakan dalam penelitian ilmu social. Teknik-teknik yang diungkapkan dalam buku ini juga dapat sangat membantu mahasiswa untuk penyusunan skripsi.

Kelebihan Buku :

– Buku ini terlalu segmented, jadi yang membaca buku ini sebisa mungkin hanyalah seseorang yang ingin menjalani skripsi atau penelitian.
– Buku ini sangat dijelaskan secara detail setiap langkah-langkah dan metode yang ditempuh.
– Mudah ditemukan di took buku mana saja.
– Dapat digunakan acuan untuk semua kampus.

Kekurangan Buku :

– Ada beberapa kampus yang memiliki metode penelitian skripsi yang berbeda dengan yang tertera di dalam buku. Jadi harus membandingkan buku satu dengan buku yang sejenis lainnya.
– Ada beberapa istilah asing dalam buku yang tidak dijelaskan secara detail.

Penutup

Sekian dulu artikel berjudul contoh resensi buku yang disertai juga dengan pengertian resensi dan hal-hal penting yang menyertainnya. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.