Doa Walimah Lengkap Untuk Dibaca Saat Menghadiri Hajatan

Walimah dalam kamus besar bahasa Indonesia berarti perjamuan. Kata walimah sering diidentikkan dengan pesta pernikahan. Padahal walimah bukan hanya perjamuan untuk pernikahan saja, tapi juga untuk pesta lainnya.

Pengertian walimah pernikahan dalam Islam adalah sebuah acara yang diadakan sebagai bentuk rasa syukur setelah sahnya pernikahan. Makanya walimah sering juga dikatakan sebagai acara syukuran. Dalam acara tersebut biasanya penyelenggara atau yang memiliki hajat mengadakan perjamuan.

Pembagian walimah yang terkait dengan syariat ada tiga, seperti walimah pernikahan, kelahiran, dan sunatan. Hukum mengadakan walimah yang terkait syariat adalah sunnah.

Dalam sebuah pernikahan syukuran atau pesta yang diadakan disebut juga walimatul ursy. Terkait kelahiran perjamuannya disebut walimatul aqiqah. Sedangkan terkait sunatan perjamuannya disebut walimatul khitan.

Doa Walimah

Masing-masing acara walimah yang disunnahkan karena terkait dengan syariat memiliki doa masing-masing. Doa tersebut dianjurkan dibaca pada saat acara walimah. Gunanya untuk mendoakan kebahagiaan bagi pemilik walimah dan tentu para tamu undangannya. Berikut doa masing-masing walimah.

Doa Walimatul Ursy

Ada hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim bahwasannya seseorang yang diundang mendoakan shahibul hajat. Doa yang terdapat dalam hadits tersebut adalah:

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَهُمْ فِيْمَا رَزَقْتَهُمْ، وَاغْفِرْ لَهُم،ْ وَارْحَمْهُمْ

“Allahumma baarak lahum fiimaa razaqtahum waghfir lahum war hamhum.”

Ya Allah berkahilah apa-apa yang Engkau karuniakan kepada mereka, ampunilah mereka dan sayangilah mereka.

Bisa juga dengan doa berikut ini:

أَفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُوْنَ، وَأَكَلَ طَعَامَكُمُ اْلأَبْرَارُ، وَصَلَّتْ عَلَيْكُمُ الْمَلاَئِكَةُ

“Afthara ‘indakumush shaaimuun, wa akala tha’aamakumul abrar, wa shalat ‘alaikumul malaaikah.”

Telah berbuka disisi kalian orang-orang yang berpuasa dan telah menyantap makanan kalian orang-orang yang baik dan para malaikat telah mendoakan kalian.

Dianjurkan juga untuk mendoakan kedua pengantin dengan doa:

بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ

“Baarakallaahu laka wa baaraka ‘alaika wa jama’a bainakumaa fii khair.”

Semoga Allah memberkahimu dan memberkahi pernikahanmu serta semoga Allah mempersatukan kalian berdua dalam kebaikan.

Doa Walimatul Aqiqah

اني اعيذك بكلمات الله التامة من كل شيطان وهامة ومن كل عين لامة
“Innii u’iidzuka bikalimatillaahit taammati min kulli syaithaanin wa haammatin wa min kulli ‘ainin laammah.”

Aku berlindung untuk anak ini dengan kalimat Allah Yang Sempurna dari segala gangguan syaitan serta gangguan syaitan serta gangguan binatang serta gangguan sorotan mata yang dapat membawa akibat buruk bagi apa yang dilihatnya.

Doa Walimatul Khitan

للهم وَفِّقْنَا ِلاجْتِلاَبِ الْفَضَائِلِ وَجَنِّبْنَا مِنْ اِقْتِرَاحِ الرَّذَائِلِ. رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا اَعْذَارَنَا وَسَلِّمْ اُمُوْرَنَا وَصَحِّحْ مَخْتُوْنَنَا وَاقْضِ دُيُوْنَنَا وَبَلِّغْ اَمَالَنَا وَوَسِّعْ اَرْزَاقَنَا وَجُوْدِكَ يَاجَوَّادُ. اِنَّكَ عَلى مَا تَشَاءُ قَدِيْرٌ يَا نِعْمَ الْمَوْلى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

Ya Allah berilah kami pertolongan untuk memperoleh keutamaan-keutamaan dan jauhkan kami dari melakukan hal-hal yang hina. Terimalah khitan kami, selamatkanlah urusan-urusan kami, sembuhkanlah dari sakit (sehabis khitan) ini, bayarkanlah hutang-hutang kami, jadikanlah cita-cita kami, lapangkanlah rezeki kami dengan kemurahanMu wahai Dzat Yang Maha Memberi.

Sesungguhnya Engkau berkuasa terhadap apa yang Engkau kehendaki, wahai sebaik-baiknya majikan dan sebaik-baik penolong. Maha Suci Allah Tuhan yang memiliki kesucian dari segala sifat rendah yang mereka lekatkan. Dan kesejahteraan bagi para utusan Allah dan segala puji hanya milik Allah Tuhan semesta alam.

Seputar Walimah

Walimah itu ada tiga macam, yakni walimah yang terkait syariah seperti yang sudah dijelaskan diatas. Kedua adalah walimah yang terkait dengan adat, seperti perjamuan atau syukuran rumah baru hukumnya mubah. Terakhir walimah yang dilarang, seperti mengadakan perjamuan disaat berduka atau ada saat ada yang meninggal.

Mengadakan walimah hukumnya sunnah, tapi bagi yang diundang wajib hukumnya untuk datang ke acara hajatannya. Hal yang perlu diperhatikan dalam menyelenggarakan acara perjamuan adalah mengundang anak yatim karena seburuk-buruknya makanan (pesta) adalah yang tidak mengundang anak yatim didalamnya.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.