Doa Wirid Selepas Shalat Lengkap Untuk Sehari Hari

Doa wirid sama halnya dengan dzikir sehabis shalat. Wirid secara bahasa berarti mengulang-ulang atau nominal ada pula yang mengartikan sebagai perbuatan seseorang yang berbentuk ibadah lahir dan batin. Sedangkan secara terminologis wirid bisa diartikan sebagai amalan yang dikerjakan di dunia secara tetap dan tertib serta dilakukan terus-menerus tidak pernah ditinggalkan.

Ditengah-tengah masyarakat muslim kata wirid sering digunakan atau diidentikkan dengan kegiatan dzikir yang dilakukan secara berulang-ulang. Orang yang beribadah dengan wirid (diulang-ulang) merupakan orang yang memelihara hubungan baik dengan Tuhannya.

Hubungan baik antara seorang hamba dengan Tuhannya memang diwujudkan melalui ibadah yang ikhlas karena ingin mencari ridho-Nya. Tidak hanya itu ibadah yang dilakukan juga haruslah kontinuiti bukan hanya karena ada hajat yang ingin dicapai saja.

Salah satu ibadah yang erat dikaitkan dengan wirid adalah dzikir setelah shalat fardhu. Dzikir merupakan salah satu jalan untuk mendekatkan kita pada Allah subhaanahu wa ta’alaa. Selain itu dengan berdzikir kita akan terus mengingat Allah.

Berdzikir secara wirid juga bagus dijalankan agar hati selalu merasa tentram. Selain menentramkan berdzikir terus menerus termasuk ibadah yang paling baik karena Allah menyukai ibadah yang meskipun kecil namun dilakukan terus-menerus.

Doa Wirid

Berdzikir selepas shalat atau yang biasa disebut dengan wiridan sangat dianjurkan, tapi bukan diwajibkan. Masing-masing orang mempunyai bacaan dzikir wirid yang berbeda-beda. Ada yang suka doa wirid yang panjang adapula yang suka dengan doa wirid yang pendek.
Berikut ini bacaan doa wirid dalam bentuk jamak (kami atau dhamir naa) yang bisa diamalkan:

Doa Wirid Pertama

masuk-islam.com

“Bismillahir Rahmaanir Rahiim. Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin. Hamdan yuwaafii ni’amahu wa yukaafiu maziidah. Yaa rabbanaa lakal hamdu wa lakasy Sykru kamaa yanbaghii lijalaali wajhika wa ‘azhiimi sulthaanik.”

Artinya, “dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmat-Nya dan menjamin tambahannya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu-lah segala puji dan bagi-mu segala syukur, sebagaimana patut bagi keluhuran Zat-Mu dan keagungan Kuasa-Mu.”

Doa Wirid Kedua

mediainfo88.wordpress.com

“Allaahumma shalli wasallim ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aali sayyidinaa muhammadin. Shalaatan tunajjiinabihaa min jamii’il ahwaali walaafaat. Wa taqdhiilana bihaa jamii’al haajaat. Watuthahhirunaa bihaa min jamii’is sayyiaat. Wa tar fa’unaabihaa ‘indaka a’laad darajaat. Wa tuballighunaabihaa aqshaal ghayaati min jamii’il khyraati fiil hayaati wa ba’dal mamaati innahu samii’un qariibun mujiibud da’awaati wayaa qaadhiyal hajaat.”

Doa Wirid Ketiga

Dilanjutkan dengan, “Allaahumma innaa nasaluka salaamatan fiid diini wad dunyaa wal aakhirati wa ‘aafiyataa fiil jasadi wa shihhatan fiil badani wa ziyaadatan fiil ‘ilmi wa barakatan fiir rizqi wa taubatan qablal mauti wa rahmatan ‘indal mauti wa maghfiratan ba’dal mauti. Allahumma wawwin ‘alaynaa fiisakaratil mauti wannajaata minannaari wal’afwa ‘indal hisaab.”

Artinya, “wahai Alla, sesungguhnya kami memohon ampun kepada-Mu keselamatan dalam agama, dunia, akhirat, jasad yang bagus, badan sehat, tambahan ilmu, keberkaha rezeki, taubat sebelum maut datang, rahmat pada saat maut datang, dan ampunan setelah kematian. Wahai Allah, permudahlah kami dalam sakaratul maut, keselamatan dari api neraka, dan ampunan pada saat dihisab.”

referensidunia.blogspot.com

“Allaahumma innaa na’uudzubika min ‘ilmin laa yanfa’u wa min qalbiin laa yakhsya;u wa min nafsii la tasyba’u wa min da’watin laa yus tajaabulahaa.”
Artinya, “wahai Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari jiwa yang tidak puas, dan dari doa-doa yang tidak terkabul.”

Doa Wirid Keempat

“rabbanaaghfirlanaa dzunuubanaa wa liwaalidiinaa wa limasyaayikhinaa wa limu’allimiinaa wa limanlahu haqqun ‘alainaa wa liman ahabba wa ahsana ilainaa wa likaaffatil muslimiina ajma’iin.”

Artinya, ”wahai Tuhan Kami, ampunilah dosa-dosa kami, dosa-dosa orang tua kami, nenek moyang kami, guru-guru kami, orang-orang yang berhak atas kami, orang-orang yang cinta dan baik kepada kami, dan seluruh umat Islam.”

Kemudian diteruskan dengan membaca doa-doa lain yang diinginkan lalu ditutup dengan shalawat Nabi. Terlepas dari panjang pendeknya bacaan doa wirid yang paling penting adalah niat ikhlas beribadah karena Allah. Selama kalimatnya merupakan kalimat-kalimat yang mengingatkan kita kepada Allah itu tidak menjadi masalah.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.