7 Film Detektif Terbaik Era 90-an ini Sangat Sayang untuk Dilewatkan

Film detektif selalu menarik untuk diikuti. Alur ceritanya yang dipenuhi teka-teki yang sulit ditebak mengajak penonton untuk berpikir keras bagaimana ending dari kisah tersebut. Film detektif terbaik selalu menyajikan kisah dengan kasus yang tak mudah dipecahkan, alhasil penontonpun akan diajak untuk berpikir keras dalam memecahkan kerumitan alur cerita.

Film Detektif Terbaik

“The Silence of the Lambs” dinobatkan sebagai film detektif yang paling menegangkan sepanjang masa. Selain itu, masih berjejer film detektif terbaik lainnya yang hist pada tahun 90-an dan mungkin baru kamu ketahui sekarang. Berikut listnya!

1. Se7en (1995)

kacittie.wordpress.com

“Se7en” (dibaca seven) adalah film detektif terbaik yang pertama di Amerika. Film bergenre thriller ini disutradarai oleh David Fincher dan ditulis oleh Andrew Kevin Walker. Gaya tutur bahasa yang brilian dan kisahnya yang brutal dan tanpa kompromi terhadap kejahatan, menjadikan film ini berhasil menerima nominasi penghargaan BAFTA.

Bercerita tentang seorang pembunuh yang sangat terobsesi dengan tujuh dosa utama (seven deadly sins) sebagai taktik pembunuhannya. David Mills (Brad Pitt) diturunkan oleh pihak kepolisian sebagai detektif yang bertugas menyelidiki dan mengusut kasus pembunuhan berantai tersebut. Sebagai detektif muda yang baru saja dipindahkan ia harus bekerja sama dengan William Somerset (Morgan Freeman), detektif senior yang akan segera memasuki masa pensiunnya.

Karena perbedaan usia yang sangat jauh, tak jarang kedua detektif ini sering berbeda pendapat selama proses penyelidikan. Meski karakter si pembunuh sudah bisa ditebak, namun teka-teki pada film ini cukup sulit untuk dipecahkan, sampai pada plot twist ending yang tak akan disangka-sangka.

2. Homicide (1991)

imdb.com

Film ini diperankan oleh Joe Mantegna, William H Macy, Ving Rhames, dan disutradarai oleh David Mamet. Dalam ceritanya Mategna seorang detektif yang sedang menangani kasus pembunuhan mengalami kesulitan saat melakukan investigasi.

Seiring berjalannya investigasi justru semakin banyak kerumitan yang dihadapinya. Kerumitan yang sulit untuk dipecahkan itu justru membawa Mategna berhubungan dengan kelompok zionis yang sangat membahayakan. Sukses pada masanya, film ini sempat masuk dalam Cannes Film Festival 1991.

3. The Usual Suspects (1995)

berkreviews.com

Bryan Singer, sutradara kondang yang terkenal dengan karya seri X-Men ini berhasil membuat film “The Usual Suspects” memenangkan Best Original Sreenplay dan Best Supporting Actor. Merupakan suatu usaha yang tidak sia-sia untuk ukuran film yang menghabiskan budget kurang lebih 6 juta dolar Amerika tersebut.

The Usual Suspect bercerita tentang 5 kawanan perampok yang melakukan misi balas dendam setelah bebas dari penjara. Misi balas dendam pertama yang harus mereka lakukan adalah membuat kekacauan dengan merampok “New York’ Finest Taxi Service”. Mengemban misi kedua, cerita semakin menarik saat mereka mendapatkan misi untuk meledakkan kapal bermuatan heroin milik seorang mafia kelas kakap bernama Keyser Soze.

Mau tidak mau mereka harus melakukannya, atau nyawa yang menjadi taruhannya. Teka-teki tersulit dari misi kedua ini adalah menebak sosok Keyser Soze yang tak diketahui seorangpun di antara mereka. Deskripsi tentang bagaimana wujud Keyser Soze hanya bisa diperoleh dari satu-satunya orang yang selamat dari kapal yang telah mereka hancurkan tersebut.

4. Fargo (1996)

bfi.org.uk

Meskipun bercerita tentang detektif namun film yang disutradarai oleh Joel Coen dan Ethan Coen ini bergenre drama komedi. Berbeda dengan film-film detektif sebelumnya yang bergenre thriller maupun kriminal. Fargo adalah nama sebuah wilayah di Minnesot yang dijadikan sebagai latar tempat pada film ini.

Mengangkat kisah yang agak kocak, “Fargo” bercerita tentang Jerry Lundegaard (William H. Macy) yang terpaksa menculik istrinya sendiri Jean (Kristin Rudrud) karena sedang dilanda krisis keuangan. Jerry menyewa dua orang penjahat bayaran bernama Carl (Steve Buscemi) dan Gaear (Peter Stormare) untuk menculik Jean. Kedua penjahat tersebut diperintahkan untuk meminta tebusan kepada orang tua Jean yang kaya raya.

Niat awal hanya melakukan penyanderaan biasa, kejadian itu justru memakan dua orang korban yang tidak bersalah sehingga aksi tersebut tercium oleh pihak kepolisian. Marge Gunderson (Frances McDormand), seorang detektif perempuan yang mengambil ahli kasus tersebut. Ia melakukan penyelidikan pada Jerry dan kedua penjahat bayaran tersebut. Dipenuhi kisah penyelidikan yang mengundang tawa, film detektif terbaik di dunia ini perlu kamu saksikan untuk mengisi waktu luang.

5. L.A. Confidential (1997)

movieboozer.com

Nah film detektif terbaik yang satu ini sudah tak diragukan lagi kepopulerannya. Film yang disutradarai oleh Curtis Hansono ini telah meraih 9 nominasi pada ajang Academy Awards 1998 dan berhasil memenangkan piala untuk kategori Best Actress in Supporting Role (Kim Basinger) dan Best Adapting Screenplay. Diangkat dari novel karya James Ellroy, “L.A. Confidential” mengupas sudut pandang tiga orang polisi yang berbeda karakter namun punya tujuan yang sama.

Diperankan oleh Russel Crowe (Bud White), Kevin Spacey (Jack Vincennes), dan Guy Pearce (Edmund Exley). White adalah polisi senior yang tempramental, Jack polisi spesialis selebriti Hollywood, dan Edmund adalah polisi “golden boy”. Ketiganya harus mengupas suatu kasus penembakan di sebuah kedai kopi di pusat kota Los Angeles, USA.

Yang menjadi daya tarik dalam kasus ini adalah adanya intrik terkait dengan politik pemerintahan. Selain itu banyaknya pihak yang terlibat dalam kasus ini membuat investigasi menjadi semakin rumit. Berlatarkan tahun 50-an dimana LA tak ubahnya sebagai kota besar yang gemerlap dan kasar di masa lalu. Kisah semakin menarik saat seorang PSK yang mirip artis Hollywood bernama Lynn Bracken (Kim Basinger) dilibatkan dalam proses investigasi. Lynn memberi pengaruh kisah segitiga antara dirinya, White, Jack, dan Edmund.

6. Rear Windom (1995)

metrograph.com

Untuk kelima kalinya film besutan produser legendaris Alfred Hitchock meraih nominasi Oscar kategori Best Director. “Rear Windom” merupakan film detektif terbaik yang penuh dengan intrik ketegangan secara psikologis dalam alur ceritanya. Film berdurasi 112 menit ini menceritakan tentang kasus pembunuhan yang dilakukan oleh seorang suami terhadap istrinya.

Kisah bermula saat seorang fotografer profesional L.B. Jeff Jeffries (James Stewart) yang mengalami kelumpuhan di kaki sebelah kirinya akibat patah. Keseharin Jeff selama proses pemulihan hanyalah duduk di kursi roda sambil mengamati lingkungan sekitar apartemennya melalui jendela belakang. Hingga pada suatu hari ia tak sengaja menyaksikan kejadian pembunuhan di rumah salah satu tetangganya.

Untuk mengupas kasus tersebut Jeff meminta istrinya Lisa (Grace Kelly), perawat Stella (Thelma Ritter), dan temannya Thomas J. Doyle (Wendell Corey) agar bersama-sama melakukan penyelidikan terhadap kasus yang diduga pembunuhan itu.

7. The Silence of the Lambs (1991)

bfi.org.uk

Film yang aslinya bergenre thriller psikologi ini juga dikategorikan sebagai film horor. Horor karena adanya sosok tokoh bernama Dr. Hannibal Lecter (Anthony Hopkins), seorang pembunuh bayaran yang merupakan mantan psikiatris. Lecter yang tertgila-gila dengan ‘daging’ manusia ini dimintai tolong oleh seorang agen FBI bernama Clarice Starling (Jodie Foster) untuk memecahkan teka-teki kasus pembunuhan berantai oleh Buffalo Bill (Ted Levine).

Dalam proses ivestigasinya, Clarice harus mewawancarai Lecter di dalam penjara sebuah rumah sakit jiwa yang tidak memiliki akses dengan dunia luar. Proses wawancara yang menegangkan tersebut dihiasi dengan intrik-intrik psikiatri jenius dari Lecter yang membuat suasana semakin menegangkan bagi Clarice. Pasalnya ia harus berhadapan dengan seorang kanibal yang sewaktu-waktu bisa saja menjadikannya sebagai korban selanjutnya.

Tugas berat yang diemban Clarice kian menegangkan karena banyak fakta terkuak dari wawancaranya bersama sang legendaris Lecter. Bertabur karakter unik dan dialog menarik membuat film “The Silence of the Lambs” menjadi salah satu film detektif terbaik yang memenangkan 5 kategori teratas di ajang Academy Awards yaitu Best Picture, Best Director, Best Actor, Best Adapted Screenplay, dan Best Original Screenplay.

Hingga kini “The Silence of the Lambs” masih menjadi satu-satunya film dengan genre paling menegangkan. Bagi kamu yang belum menonton ketujuh film detektif terbaik di atas, siap-siap untuk berpikir keras dalam menebak teka-teki yang dipecahkan pada tiap kasus. Film apa nih yang akan pertama kali kamu tonton?

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.