Jenis Bunga Bangkai | Persebaran dan Pembudidayaannya di Indonesia

Jenis Bunga Bangkai – Bunga bangkai adalah bunga yang memiliki bau seperti namanya, yaitu bau bangkai. Selain baunya, yang spesial dari bunga bangkai adalah bentuk dan ukurannya. Bentuknya tidak indah seperti kebanyakan bunga dengan ukuran yang sangat besar.

Jenis Bunga Bangkai

Memiliki nama latin Amorphophallus titanium becc bunga bangke juga dikenal dengan sebutan suweg raksasa. Dinamakan seperti itu karena memang dikenal sebagai tumbuhan dengan ukuran kembang yang terbesar di dunia. Ukuraannya juga yang menjadikan bunga endemik Sumatra ini dinobatkan sebagai padma raksasa bersama dengan Rafflesia arnoldi.

Jenis-jenis tanaman amorphophallus juga dapat kita jumpai di daerah hutan hujan tropis. Tumbuhan bunga ini dapat kita kenali bahkan dari jauh karena baunya yang seperti bangkai. Baunya yang tidak enak tersebut bertujuan untuk menarik lalat dan kumbang agar menyerbuki bunganya. Berikut ini informasi mengenai jenis bunga bangkai.

1. Ciri-ciri Bunga Bangkai

Warna kelopak dari bunga ini adalah merah hati dibagian dalam jingga hingga kehijauan dibagian luar. Bonggolnya berwarna keunguan serta kuning. Bau yang dikeluarkan sangat busuk seperti bangkai. Tingginya bisa mencapai 5 meter dengan diameter 1,5 meter. Biji atau bibitnya berwarna merah dengan masa mekar hanya 7 hari saja.

2. Habitat

Banyak ditemukan di hutan hujan wilayah tropis sebagai habitatnya. Di Indonesia jenis bunga ini paling banyak ditemukan di hutan huja daerah Sumatra. Mereka biasanya tumbuh dibawah kanopi hutan di ketinggian 120 – 365 mdpl. Jenis tanah tempat mereka tumbuh adalah tanah berkapur.

3. Perkembangbiakan

Amorphophallus memiliki dua fase selama hidupnya yang terjadi secara bergantian, yaitu fase vegetatif dan generatif. Saat fase vegetatif diatas umbi bunga tumbuh batang tunggal dan daun yang mirip daun pepaya. Lama kelamaan keduanya layu dan menyisakan umbi di dalam tanah. Saat fase generatif akan muncul bunga majemuk.

Siklus vegetatif berlangsung pada awal musim hujan yang berlangsung selama 6 – 12 bulan. Dilanjutkan dengan tahap berikutnya selama 1 – 4 tahun sebelum memasuki siklus pembungaan. Cukup lama kan waktu yang dibutuhkan untuk satu bunga raksasa ini.

Di alam liar burung rangkong sering membantu perkembangbiakan bunga bangke. Seiring berkurangnya populasi burung rangkong di alam liar maka populasi bunga bangke di alam liar pun semakin berkurang.

4. Perbedaan Bunga Bangkai dengan Rafflesia Arnoldii

Rafflesia Arnoldi merupakan salah satu bunga raksasa yang juga mengeluarkan bau busuk layaknya bangkai. Hal itu juga yang membuat beberapa awam sering salah mengartikan kalau keduanya merupakan satu bunga yang sama. Padahal dari nama latinnya saja sudah berbeda. Jika bunga bangkai memiliki nama Amorphophallus sedangkan nama latin Rafflesia Arnoldii adalah Rafflesia.

Bentuk kedua bunga tersebut juga berbeda jauh, jika bunga bangkai menjulang keatas maka rafflesia melebar kesamping. Bahkan Rafflesia termasuk golongan tumbuhan parasit sedangkan bunga bangkai tidak karena memiliki umbi, batang, dan akar sendiri.

Di dalam satu bunga rafflesia terdapat dua jenis kelamin sedangkan bunga bangkai hanya memiliki satu. Bila ia jantan maka tidak ada kelamin betinanya begitu pula sebaliknya.

5. Bunga Bangkai Tertinggi

Di Taman Konservasi Puspa Langka yang terdapat di daerah Bengkulu dibudidayakan jenis bunga bangkai tertinggi di dunia. Jenis bunga bangkai tersebut adalah Amorphophallus titanium becc. Mereka termasuk tumbuhan endemik dari Pulau Sumatra dan termasuk bunga terbesar di dunia. Tentu saja hal tersebut merupakan suatu kebanggaan bagi Indonesia karena memiliki jenis bunga langka yang unik.

Leave a Reply