5 Jenis Burung Ciblek Perenjak Jawa yang Ada Di Indonesia

Burung ciblek atau perenjak Jawa berupakan jenis burung kicauan. Ciblek merupakan jenis burung pemakan serangga. Banyak ditemukan di daerah Asia dan Afrika yang beriklim tropis hingga subtropis. Mereka banyak mendiami daerah rerumputan yang lebat dimana mereka tidak mudah terlihat.

Perenjak atau ciblek memiliki sayap yang pendek, tapi ekor mereka cukup panjang. Untuk mengetahui mana perenjak betina mana yang jantan ada hal-hal yang bisa kalian amati. Jika paruh bawah berwarna putih pucat berarti burung itu betina. Ciblek betina juga mempunyai kuku jari kaki yang lebih bersih.

Pada pejantan muda paruhnya akan berwarna putih dengan ujung yang hitam. Jika paruh hitam menyeluruh berarti burung tersebut sudah dewasa. Selain itu kuku jari kaki pejantan lebih kusam dari milik betinanya.

Jenis Burung Ciblek

Burung ciblek banyak diminati sebagai binatang peliharaan dan dikomersilkan setelah tahun 90. Sebelumnya burung ini tidak memiliki nilai ekonomi. Berikut ini beberapa macam jenis burung ciblek yang ada di dunia.

1. Ciblek Gunung

Jenis ini banyak ditemukan di daerah Cina, India, Indonesia, Laos, Myanmar, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Mereka memiliki kemiripan dengan ciblek leher hitam. Bulu mereka didominasi warna coklat dengan belang-belang dibagian kepala. Tubuh mereka lebih besar dengan ekor yang lebih panjang dari prejak lainnya.

2. Ciblek Keabuan

Si abu-abu yang satu ini memiliki warna ekor yang unik. Ekor mereka panjang dengan graduasi warna krem dan hitam. Burung pengicau yang satu ini berukuran 13 -14 cm dengan sayap yang pendek dan membulat.

Terdapat warna abu-abu dibagian atas kepala mereka dengan bagian bawah tubuh mereka yang berbeda warna. Ekor panjang mereka digunakan untuk mengambil ancang-ancang saaat akan terbang. Sedangkan kaki mereka yang kuat digunakan untuk melompat saat berada di tanah atau pohon.

Spesies ini banyak ditemukan di daerah India, Bangladesh, Bhutan, Sri Lanka, dan Myanmar. Habitat mereka dialam liar biasanya ada pada padang rumput, hutan terbuka, perkebunan, bahkan perkotaan.

3. Perenjak Sawah

Di Indonesia dikenal sebagai perenjak jawa. Jenis yang satu ini relatif mudah ditemui baik di alam liar maupun yang sudah diperjual belikan. Salah satu ciri dari perenjak sawah adalah corak bulu mereka yang mirip dnegan burung gereja.

Mudah sekali ditemukan di area persawahan terutama di pedesaan. Populasi mereka di alam liar cukup banyak. Bahkan harga yang diperjual belikan juga relatif murah.

4. Perenjak Putih

Burung ini memiliki ciri utama, yaitu warna bulu mereka yang didominasi warna putih sesuai namanya. Termasuk jenis yang paling banyak ditemui di Indonesia. Terdapat warna yang lebih gelap pada bagian atas kepala, sayap, dan ekornya.

Warna putihnya terlihat pada paruh mereka juga tubuh bagian bawah. Kaki mereka berwarna terang, apalagi betina yang memiliki kaki berwarna pink atau kemerahan. Mereka suka mendiami area persawahan, kebun, hingga rawa-rawa. Mereka suka sekali memakan serangga kecil.

Suara mereka jernih sehingga cocok dijadikan masteran. Saat berkicau beberapa spesies ini akan mengangkat ekornya. Itu sebagai tanda kalau mereka tangguh dan memiliki mental kuat. Mata mereka bulat dengan warna yang sedikit kemerahan.

5. Burung Ciblek Kebun

Ciri khas dari ciblek yang mempunyai jiwa petarung ini adalah suaranya yang keras dan ngebren. Sangat cocok dijadikan sebagai burung masteran untuk burung lain. Perawatannya terbilang mudah dan kepribadiannya jinak.

Nah itulah 5 macam jenis burung ciblek atau prenjak yang dapat dipelihara. Mereka bisa dijadikan burung rumahan, burung kontes, atau sebagai burung masteran.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.