5 Jenis Burung Kacer yang Menjadi Favorit Di Indonesia

Burung kacer dikenal dengan nama kucica kampung. Jenis ini adalah spesies burung berkicau dengan ukuran kecil. Bulu burung ini berwarna hitam dan putih dengan ekor mereka yang panjang. Saat bertengger atau mencari makan dipermukaan tanah ekor mereka akan terangkat.

Jenis burung kacer banyak ditemukan di daerah Asia bagian Selatan dan Tenggara. Keberadaan burung kacer di alam liar Indonesia sudah mulai langka karena banyaknya perburuan liar. Burung ini memang banyak diburu untuk dipelihara karena suara kicauan mereka yang bagus.

Kucica kampung sering menjelajahi berbagai lingkungan dan mereka terbang lebih cepat daripada burung murai. Habitat mereka kebanyakan di daerah dataran rendah sampai ketinggian 1000 m dpl. Bahkan mereka terbang ke perumahan penduduk dan bertengger diatasnya.

Di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur kacer lebih dikenal dengan sebutan srintil. Ketika mencari makan mereka akan terbang ke pohon-pohon, seperti kelapa, randu, hingga pisang. Mereka lebih suka terbang secara sendiri-sendiri dibanding dalam kelompok. Saat musim kawin mereka baru akan mencari pasangan dan tebang secara berpasangan.

Jenis Burung Kacer

Berikut ini 5 jenis burung kacer yang banyak dijumpai di Indonesia.

1. Kacer Poci Sumatra

Di Indonesia kacer ini dinamakan kacer poci atau Kacer Sumatra. Persebaran kacer ini tidak hanya di Indonesia, tapi juga di negara Thailan, Filipina, Nepal, Tiongkok, dan Malaysia. Dikenal sebgai burung berkicau yang khas dari burung ini adalah bisa menirukan suara burung lain, speed rapat, gaya tarung “Ngobra”, volume suaranya keras.

Bulunya berwarna kombinasi antara hitam dengan putih. Pada bagian dada, punggung, serta bola mata berwarna putih. Sedangkan pada bagian sayapnya burung ini memiliki kombinasi warna hitam dan putih. Sering diikutkan dalam kontes karena memiliki suara kicau beragam.

2. Kucica Kampung Jawa

burungnya.com

Memiliki nama latin Copsychus sechellarum, burung kacer yang satu ini sering disebut kacer lokal atau kacer hitam. Hampir seluruh tubuhnya ditutupi bulu berwarna hitam begitu juga dengan paruh dan kakinya.

Terkadang ada sedikit corak warna putih pada bagian sayap mereka. Meskipun mereka jago menirukan suara termasuk ritme burung lain, tapi aroma mereka kurang sedap. Spesies ini berasal dari Pulau Jawa sama seperti namanya.

3. Copsychus Albospecularis (Kacer Madagaskar)

memedikicau.wordpress.com

Sesuai dengan namanya kacer yang satu ini berasal dari benua Afrika, tepatnya Madagaskar. Dilihat sekilas burung yang satu ini tidak memiliki perbedaan dengan kacer pada umumnya. Namun, jika dilihat lebih seksama warna bulu bagian atas sedikit kebiru-biruan.

Warna tersebut akan terlihat lebih jelas lagi saat terkena sinar matahaari. Bentuk tubuh mereka lebih bulat seperti bagong dengan suara kicauan kristal.

4. Kacer Borneo

Burung kucica kampung yang satu ini tidak hanya ada di pulau kalimantan saja. Jenis kacer ini bisa kalian temukan di berbagai wilayah di Indonesia, tapi memang lebih dulu ditemukan didaerah Borneo.

Secara fisik terutama warna bulu tidak berbeda dengan kacer lainnya. Hanya saja kacer ini sedikit lebih besar dan tentunya lebih berat.

5. Kacer Blorok

Srintil atau kacer yang satu ini terbulang unik karena merupakan hasil persilangan antara kacer Jawa dengan Kacer Sumatra. Corak bulunya juga berbeda dengan kacer kebanyakan, meskipun warnanya tetap hitam dan putih.

Kacer ini paling banyak diperjual belikan karena suara kicaunya dan juga corak bulunya. Bisa dibilang kacer ini paling unggul soal menirukan suara-suara terutama suara burung lain.

Nah, dari ulasan diatas tentang berbagai jenis kacer apa ada yang menarik perhatian kalian. Jangan salah membedakan burung ini dengan burung gagak ya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*