5 Macam Jenis Burung Kakak Tua Yang Populer

Burung Kakak Tua merupakan jenis burung pengicau berukuran sedang hingga besar. Kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan burung yang satu ini karena sudah sering menyanyikan lagunya dari kecil. Burung ini bukan burung liar yang tiba-tiba hinggap di jendela tiap rumah.

Kakatua adalah burung dari alam liar yang juga menjadi burung domestik untuk dipelihara manusia. Kebanyakan jenis kakatua ditemukan mulai dari daerah Filipina dan Wallacea hingga kepulauan Solomon dan utara Australia.

Kebanyakan dari jenis kakatua mempunyai bulu yang berwarna putih, meskipun ada beberapa yang berwarna kuning maupun kemerah mudaan. Dada mereka tegap dengan paruh yang kuat berwarna hitam. Beberapa spesies kakatua telah dikategorikan sebagai jenis yang hampir punah.

Jenis Burung Kakak Tua

Berikut ini macam-macam spesies burung kakak tua dari subgenus cacatua. Subgenus cacatua terdiri dari beberapa spesies burung kakak tua dengan bulu berwarna putih. Kebanyakan dari mereka banyak ditemukan di Indonesia.

1. Kakatua Jambul Kuning

tribunnews.com

Burung ini merupakan jenis kakatua berukuran sedang dengan panjang 34 cm. warna bulunya putih dengan kaki abu-abu, dan paruh berwarna hitam. Bulu pada jambul kakatua ini sedikit berwarna kekuningan.

Jenis jambul kuning sering ditemukan di area yang banyak pohon di daerah Timor Timur, Sulawesi, serta paparan Sunda. Agak sulit dibedakan dengan kakatua molukan karena hampir mirip hanya saja jenis ini lebih kecil.

Bulu jambul mereka terlihat lebih kuning bahkan oranye dibanding jenis molukan. Makanan yang mereka sukai, diantaranya adalah biji-bijian, buah-buahan, kacang-kacangan, pucuk daun, hingga sejenis rumput.

2. Cacatua galerita

cambridgeincolour.com

Termasuk jenis kakatua berukuran besar yang ditemukan di habitat Australia, Papua Nugini, dan Indonesia. Panjang total mencapai 44 – 55 cm, dan spesies yang berasal dari Australia lebih besar dari yang ada di Indonesia.

Secara keseluruhan bulunya berwarna putih, tapi ada sedikit warna kuning pada bagian ekor dan bawah sayap. Mata pejantannya berwarna hitam sedangkan betinanya lebih kecoklatan hingga merah.

Senang berpergian dari satu hutan ke hutan lainnya. Mereka lebih suka mendiami hutan hujan di daerah tropis hingga subtropis. Kakak tua ini sangat pintar dan mudah beradaptasi dengan lingkungan baru.

3. Kakak Tua Mata Biru

petguide.com

Mata dari kakatua yang satu ini sangat mencolok. Sebenarnya mata burung ini berwarna gelap, tetapi terdapat cincin berwarna biru mengelilingi bila matanya. Bisa dibilang warna biru pada kakak tua ini adalah bagian dari kelopak matanya.

Ukuran mereka besar dengan panjang mencapai 50 cm. Jantan dan betina memiliki kemiripan secara fisik. Perbedaan hanya ada pada warna iris mata mereka. Pada pejantan warna iris matanya cenderung coklat tua sedangkan betinanya memiliki warna coklat kemerahan.

4. Kakak Tua Putih

Sering disebut juga dengan kakatua payung. Mereka adalah hewan endemik hutan hujan tropis di Indonesia. Mendapat julukan payung karena jambul mereka saat berdiri seperti sebuah payung yang megar. Ketika burung ini terkecut bentuk jambul payungnya akan terlihat.

Dia alam liar spesies ini sering memakan buah-buah beri, biji-bijian, kacang-kacangan, buah, dan akar. Saat bersarang atau sedang masa kawin mereka juga senang memakan serangga dan ulat.

5. Burung Kakatua Molukan

fineartamerica.com

Dideskripsikan sebagai kakatua berwarna sama dengan flaminggo. Molukan memiliki bulu yang berwarna seperti warna daging ikan salmon. Panjang mereka mencapai 46 hingga 52 cm dengan berat sekitar 850 g.

Kakatua Molukan kawin sekali dalam setahun pada bulan Desember hingga Maret. Jenis ini sangat setia pada pasangannya. Jika salah satu diantara mereka mati maka yang tersisa bisa depresi.

Leave a Reply