Jenis Jenis Sapi Di Dunia Dan Beberapa Fakta Mengenai Spesiesnya

Sapi merupakan hewan mamalia dari keluarga Bovidae. Jenis sapi adalah Bos dengan nama ilmiah Bos Taurus. Termasuk hewan herbivora yang suka memakan rumput, bunga, bahkan biji-bijian.

Pada umumnya sapi memiliki panjang 1,5 hingga 1,8 meter dengan berat mencapai 400 hingga 800 kg. Mereka bisa hidup hingga 12 bahkan 20 tahun lamanya. Hidup secara berkelompok di habitat mereka, yaitu hutan dan padang rumput.

Umumnya sapi berwarna coklat, hitam, atau putih adapula yang berwarna merah kecoklatan bahkan belang-belang. Sapi banyak dipelihara sebagi hewan ternak di berbagai negara. Rata-rata mereka diambil daging maupun susunya.

Tidak hanya itu sapi juga dimanfaatkan kulitnya. Mereka juga bisa dikendarai bahkan dipekerjakan, contohnya untuk membajak sawah atau menarik kereta. Bahkan ada yang menjadikan sapi sebagai dewa dan disucikan.

Jenis Sapi

videoblocks.com

Sapi yang sering kita jumpai dan konsumsi sering pula disebut sapi ternak atau dalam bahasa Inggrisnya cattle. Berikut ini beberapa fakta mengenai sapi yang perlu kalian ketahui:

1. Sapi Asli Indonesia

Tahukah kalian kalau Indonesia juga memiliki sapi ternak hasil budidaya lokal? Ya, mereka adalah sapi Madura dan sapi Aceh. Selain sapi, Indonesia juga masih mempunyai spesies dari jenis keluarga sapi lainnya, yaitu banteng.

Sapi Aceh berasal dari daerah Sumatra bagian utara, mereka pertama kali dikembangkan dan dibudidayakan di Aceh. Sapi ternak Aceh hanya dibudidayakan sebagai sapi potong untuk diambil dagingnya saja.

Lain halnya dengan sapi Aceh, sapi Madura dibudidayakan untuk diambil susu, daging, dan kulitnya. Tak hanya itu sapi madura juga digunakan sebagai sarana olahraga, yaitu karapan sapi. Spesies ini merupakan persilangan antara sapi zebu dari Sri Lanka dengan banteng Bali.

Sapi madura adalah sapi yang menjadi favorit dikalangan peternak kecil atau rumahan. Disamping harganya yang relatif murah dari sapi lainnya perawatannya pun cukup mudah.

Bali juga mempunyai spesies sapi ternak yang merupakan banteng domestik asli tanah dewata. Mereka dibudidayakan untuk diambil dagingnya saja. Terkadang mereka juga dijadikan hewan pekerja untuk membajak sawah.

2. Sapi Dalam Kepercayaan Tertentu

Kebanyakan negara membudidayakan sapi untuk dinikmati hasilnya, berupa daging, susu, maupun kulitnya. Lain halnya dengan negara India dan Nepal yang menganggap memakan daging sapi adalah hal yang tabu.

Sapi dianggap sebagai hewan yang suci oleh beberapa kepercayaan, seperti Hindu, Budha, Jain Dharma, Mazdayasna, dan beberapa agama lain. Orang India dan Nepal rata-rata merupakan pemeluk agama-agama tersebut sehingga mereka tidak menyembelih sapi.

Sapi-sapi di India dan Nepal hanya diambil susunya maupun digunakan untuk menarik kereta saja. Bahkan adapula jenis sapi yang didiamkan hidup berkeliaran tanpa dimanfaatkan, seperti sapi alambadi dan sapi amrit mahal.

3. Sapi Asli India

Seperti yang kita ketahui bahwa di India kebanyakan sapi di India tidak disembelih dan diambil dagingnya. Namun ada beberapa spesies sapi yang justru menjadi sapi ternak favorit didunia dan berasal dari India. Mereka adalah sapi brahman, ongole, dan punganur.

Sapi Brahman adalah jenis sapi ternak yang banyak dibudidayakan di dunia. Bahkan sapi jenis ini banyak di ekspor langsung ke beberapa negara Asia termasuk Indonesia. Brahman merupakan salah satu sapi ternak tertua di dunia.

4. Susu Dan Daging Sapi

Argentina, Australia, Brazil, Cina, Jerman, Jepang, dan Amerika merupaakan negara penghasil daging sapi terbesar di dunia. Negara-negara tersebut berhasil membudidayakan jenis-jenis sapi unggulan yang berdaging tebal.

Sebut saja wagyu dari Jepang yang belakangan ini sedang hit di Indonesia. Selain daging sapii juga dimanfaatkan susunya untuk dijadikan sebagai baghan baku produk dairy. Sapi jenis Holstein-Friesian adalah jenis sapi ternak favorit yang menghasilkan susu dengan kualitas tinggi.

Leave a Reply