4 Jenis Sawo Terenak yang Bisa Ditemukan Di Indonesia

Jenis Sawo – Sawo merupakan buah yang kerap diidentikkan dengan warna kulit kebanyakan orang Indonesia. Kita sering kali menyebut warna kulit kita dengan warna sawo matang. Warna sawo matang sebenarnya adalah warna kecoklatan yang hanya dimiliki oleh salah satu jenis sawo.

Jenis Sawo

Semua jenis sawo memiliki rasa yang manis, tekstur mereka pun hampir sama satu sama lain. Tak hanya itu sawo mengandung banyak khasiat, diantaranya mengatasi masalah pencernaan. Selain itu juga dipercaya mencegah anemia karna kandungan zat besi, menjaga kesehatan kulit karena antioksidan di dalamnya, menjaga ginjal, nyeri otot, sariawan, dan masih banyak lainnya.

Buah sawo memang mengandung banyak kandungan, seperti vitamin C, vitamin A, kalsium, fosfor, zat besi, dan antioksidan. Selama ini mungkin kita hanya akrab dengan sawo manila yang warnanya kerap disamakan dengan warna kulit orang Asia Tenggara. Berikut ini beberapa jenis sawo yang bisa ditemukan di Indonesia.

1. Jenis Sawo Manila

cekmanfaat.com

Buah sawo yang satu ini adalah sawo yang paling umum kita temui atau konsumsi. Manikara zapota adalah nama ilmiahnya. Di Malaysia buah ini lebih dikenal ddengan nama ciku. Pohonnya rindang dan cukup besar dengan ketinggian yang bisa mencapai 30 hingga 40 meter.

Batangnya memiliki kandungan getah kental berwarna putih. Bahkan tak hanya pada pohonnya buahnya pun mengandung getah meskipun sudah matang. Getah pada buahnya memang tidak begitu terasa bila kita memakannya secara langsung, tapi akan terasa bila kita membuat jus lalu dimasukkan kedalam plastik.

Daging buahnya bertekstur lembut dan berpasir berwarna coklat dengan biji berwarna hitam. Manikara zapota termasuk dalam keluarga Sapotacea dari genus Manikara.

2. Sawo Mentega

khasiatsehat.com

Alkesah, kanistel, sawo ubi, atau sawo belanda adalah nama lain dari jenis sawo ini. Jangan sampai keliru sawo belanda dengan terong belanda karena mereka sangat berbeda satu sama lain. Terong belanda bukan dari keluarha Sapotacea.

Meskipun disebut sawo Belanda nyatanya buah ini berasal dari Amerika bagian selatan dan Meksiko selatan. Itulah mengapa nama latinnya Pouteria campechiana karena berasal dari Campeche, Meksiko.

Bentuk dari buhnya menggelendong, oval telur, hingga bulat dengan ujung memoncong. Kulitnya tipis, tapi kaku dan bila sudah matang berwarna kuning mentega begitu pula daging buahnya. Bijinya berwarna coklat besar. Masih keluarga Sapotaceae, tapi dari genus pouteria.

3. Sawo Kecik

anjukzone.com

Seperti namanya sawo kecik memiliki ukuran yang paling kecil diantara jenis sawo lainnya. Orang-orang sering menyebutnya sawo Jawa. Pohonnya memiliki ukuran sedang dengan tinggi yang bisa mencapai 25 meter dan diameter batang 100 cm. betuk buahnya bulat telur kecil dengan rasa sepet –sepet manis. Kulitnya berwarna merah hingga keunguan dan mengkilap. Termasuk genus Manilkara.

4. Chrysophyllum cainito (Jenis sawo Duren)

pinterest.de

Nama ilmiahnya adalah Chrysophyllum cainito, mereka termasuk keluarga Sapotaceae dari genus Chrysophyllum. Daunnya berwarna coklat keemasan dengan pohon yang bisa tumbuh hingga ketinggian 30 meter.

Buahnya berbentuk bulat hingga oval dengan warna hijau kekuningan hingga ungu. Daging buah memiliki warna putih atau ungu. Warna putih untuk yang berkulit hijau kekuningan dan ungu untuk yang berkulit ungu. Kulitnya cukup tebal seperti kulit manggis, tapi bagian luarnya tidak keras seperti manggis. Mungkin mereka akan mengingatkan kita akan buah kecapi.

Saat dibelah buahnya beragregat membentuk bintang dengan biji tunggal perbuah. Warna bijinya hitam seperti sawo sawi lainnya.

Itulah beberapa sawo yang dapat kita temui di Indonesia dan di beberapa negara lainnya. Bila kalian mengalami masalah pencernaan buah ini merupakan obat alami yang paling tepat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*