Pengertian, Jenis dan Kegunaan Kinesio Tape (Lengkap)

Siapa yang tak kenal dengan Cristiano Ronaldo? Bagi yang gemar sepak bola tentu sangat mengenalinya. Ia adalah seorang mantan pemain Manchester United yang saat ini bermain untuk klub Real Madrid. Ronaldo merupakan pemain yang handal dan memiliki teknik yang bagus.

Terkadang saat bermain sepak bola ia sering mengenakan sweatband. Yaitu kelengkapan olahraga yang berfungsi menyerap keringat.

Biasanya pemain sepak bola mengenakannya di dahi untuk mencegah jatuhnya keringat ke mata. Namun, hal ini berbeda untuk kasus si Ronaldo, ia malah menggunakanya di lengan.

Ada beberapa hal yang unik, terkadang pengunaan sweatband menurut sebagian orang agar terlihat keren. Namun ada juga menggunakannya hanya sekedar mengikuti idola saja.

Beberapa tahun belakangan  ini penggunaan  sweatband bagi sebagian atlet mulai ditinggalkan. Karena ada alat yang lebih baik lagi dari itu yakni kinesio tape.

Pengertian Kinesio Tape

Image Source: dhresource.com

Kinesio Tape adalah

plester yang biasa digunakan oleh para atlet sebagai aksesoris saat pertandingan. Fungsi utama dari Kinesio tape yaitu mencegah cidera.

Penggunaan Kinesio tape di tubuh bagian tertentu, akan membantu tubuh mendapatkan sokongan eksternal sehingga lebih kokoh.

Dengan alasan tersebutlah banyak para atlet menggunakan Kinesio tape setelah menderita cidera. Umumnya bagian yang cidera adalah bagian pergelangan tangan dan pergelangan kaki.

Bagi olahrgawan cidera adalah suatu hal yang merugikan karena hal ini bisa menyangkut karir dan prestasinya.

Ketika membahas kinesio tape, tentu tidak lepas dengan istilah kinesiologi. Apa itu kinesiologi?

Pengertian Kinesiologi

Kinesiologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang gerak tubuh manusia yang bisa diaplikasikan dengan prinsip mekanik dalam gerak tubuh manusia seperti biomekanik atau biomekanik kinesiologi.

Kinesiologi berasal dari kata Yunani Kinesis dan Kinein. Kinesis artinya gerakan sedangkan kinein artinya berpindah. Jadi kinesiologi dikenal sebagai ilmu yang membahas tentang gerakan manusia.

Untuk mengkaji lebih dalam perihal kinesiologi, kamu harus benar-benar paham bagaimana konsep mekanika dasar.

Konsep kinesiologi bisa diterapkan dalam dunia industri, industri kesehatan dan industri kebugaran tubuh. Konsep kinesiologi bisa diaplikasikan bersamaan dengan ilmu urai, biokimia, ilmu faal dan ilmu mekanik.

Penerapan dasar ilmu mekanik akan membahas bagaimana sikap tubuh dan cara jalan seseorang, cara menggunakan  alat rumah tangga maupun alat olahraga.

Sekarang ini banyak psikolog dan psikiater yang meneliti aspek psikomatik dari kinesiologi dan membahas mengapa manusia bergerak.

Nenek moyang kita sudah menjelaskan bahwasanya manusia itu bergerak secara teratur dan anggun. Manusia memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan. Semua ini merupakan nikmat dan karunia dari Allah Swt yang harus kita syukuri.

Penerapan kinesiologi akan banyak kita temui dalam bidang kedokteran, bidang olahraga dan bidang seni tari.
Setelah membahas konsep dasar dari kinesiologi, selanjutnya kita akan membahas perihal gerak. Gerak merupakan perubahan posisi suatu objek menurut sudut pandang tertentu.

Gerak bisa terjadinya karena adanya gaya. Supaya terjadi perpindahan, gaya yang diberikan harus lebih besar daripada gaya yang dimiliki oleh objek tersebut.

Faktor penyebab gerak diantaranya ada faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang menyebabkan suatu objek bergerak yaitu karena titik perkenan gaya pada objek tersebut berhubungan dengan titik berat objek. Sedangkan faktor eksternal seperti adanya gesekan, tahan air dan tahan udara.

Gaya yang diberikan kepada suatu objek bisa menyebabkan benda tersebut bergerak dan berpindah dari posisi awalnya. Gaya juga bisa membuat suatu objek yang sedang bergerak menjadi berhenti. Selain itu, gaya juga bisa menghambat objek yang sedang melaju menjadi lebih lambat, contohnya gaya gesekan.

Gaya internal yang menyebabkan terjadinya gerak bisa dihasilkan oleh badan yang dikenakan pada benda, contohnya seperti gaya otot. Sedangkan gaya eksternal yaitu gaya yang berasal dari luar badan seperti gaya gesekan, gaya berat, gaya gravitasi, gaya tahan udara dan air.

Besarnya gaya yang diberikan kepada suatu objek akan menentukan seberapa jauh objek tersebut bergerak. Selain itu, pergerakan objek juga dipengaruhi oleh titik perkenaan gaya pada objek dan arah gaya. Jika gaya yang diberikan searah tentu akan menghasilkan efek yang lebih besar.

Titik berat atau titik keseimbangan tubuh setiap orang berbeda-beda. Pada orang dewasa, titik keseimbangan terletak setinggi oss sacrum sebelah atas atau veterbrae saktalis ketiga. Sedangkan titik keseimbangan wanita lebih rendah karena panggul dan paha pada wanita relatif lebih berat.

Kesimpulannya, kinesiologi merupakan ilmu yang mempelajari gerak tubuh manusia. Selain mempelajari keadaan fisik, konsep kinesiologi juga bisa digunakan untuk menilai mental manusia misalnya untuk mengukur tingkat kebohongan.

Ketika sedang berbohong maka biasanya otot-otot tubuh akan melemah, akibatnya seluruh badan akan ikut melemah dan jiwa juga akan melemah.

Jenis Kinesio Tape

Image Source: oregonsportsnews.com

Jenis Kinesio Tape yang umum dikenal mungkin hanya yang melingkar di bagian paha. Jenis ini biasa digunakan oleh para pemain Premier League.

Tetapi sebenarnya ada banyak sekali jenis kinesio tape yang beredar dan dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan. Mulai dari yang terletak di telapak kaki, pinggang dan bahu.

Berikut adalah beberapa macam tipe Kinesio Taping:

1. Groin Pre-Cut: Plester kinesio tape yang dipasang pada bagian dalam paha. Jenis kinesio tape ini umum digunakan oleh pesepeda, atlet beladiri, atlet rugbi dan pebulu tangkis.

2. Right Shoulder Pre-Cut: Kinesio tape jenis ini digunakan pada bagian bahu sampai lengan bagian atas. Plester ini umum digunakan oleh atlet bela diri, tenis dan pemain golf.

3. Full Knee Pre-Cut: Kinesio tape jenis ini dipasang melingkar dari daerah lutut sampai tulang kering. Kinesio tape jenis ini umum digunakan para pesepak bola, pemain tenis dan atlet rugbi. Pesepakbola terkenal Gareth Bale biasanya menggunakan kinesio tape jenis ini.

4. Calf and Arch Pre-cut: Kinesio tape jenis ini dipasang pada bagian betis bagian atas sampai ke telapak kaki. Plester ini biasa digunakan oleh atlet sepeda, pemain tenis, atlet rugbi dan pelari.

5. Hamstring Pre-Cut: Kinesio tape jenis ini ditempel pada paha bagian belakang atau hamstring. Plester ini biasanya digunakan oleh atlet lari, atlet rugbi, atlet sepeda dan para penggemar beladiri.

6. Wrist Pre-Cut: Kinesio Tape jenis ini biasanya digunakan di lengan bagian atas sampai telapak tangan. Kinesio tape jenis ini umum digunakan oleh para atlet tenis, pemain golf, perenang dan petinju.

7. Upper Knee Pre-Cut: Kinesio tape jenis ini penggunaannya hampir sama dengan Full Knee Pre Cut. Bedanya, plester ini ditempel melingkari lutut sampai paha bagian atas. Kinesio tape jenis ini biasanya digunakan oleh pemain tenis, pemain badminton, atlet rugbi dan pelari.

8. Hip Pre-Cut: Kinesio tape jenis ini biasanya dipasang pada paha bagian samping sampai pinggul. Kinesio tape jenis ini biasanya digunakan oleh atlet berkuda.

9. Lower Back Pre-Cut: Kinesio tape jenis ini ditempel pada punggung bagian bawah. Plester ini biasanya digunakan oleh pemain sepak bola dan atlet renang. Pesepak bola terkenal David Beckham menggunakan kinesio tape jenis ini.

10. Lymphatic Pre-Cut: Kinesio tape jenis ini ditempel pada paha bagian depan. Kinesio tape ini biasa digunakan oleh atlet renang, lari dan pesepak bola.

11. Postural Pre-Cut: kinesio tape jenis ini dipasang pada punggung bagian tengah. Tetapi pemakaiannya berbeda dengan Lower Back Pre-Cut yang dipasang melebar. Postural Pre-Cut dipasang hanya dengan dua garis plester. Biasanya plester ini digunakan oleh atlet sepeda, pesepak bola dan pelari.

12. Elbow Pre-Cut: Kinesio tape jenis ini dipasang pada siku. Plester ini biasanya digunakan oleh pesepak bola, perenang dan petinju.

Kegunaan Kinesio Tape

Kinesio tape memiliki banyak sekali fungsi, berikut bebrapa fungsi diantaranya:

1. Mendukung pergerakan otot supaya bekerja lebih baik
2. Membantu kerja persendian
3. Membantu kerja sirkulasi darah
4. mencegah peregangan otot berlebihan
5. Mengembalikan kekuaan otot yang cidera

Demikian penjelasan mengenai pengertian, jenis dan kegunaan kinesio tape. Jika ada kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar. Terimakasih dan semoga bermanfaat.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.