9 Lagu Campursari Terbaik yang Sepak Terjangnya Paling Populer

Nama campursari merupakan bahasa Jawa yang memiliki arti bersifat umum. Musik campursari merupakan aliran musik campuran beberapa genre musik kontemporer Indonesia dan sangat identik dengan budaya Jawa. Khususnya daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Lagu-lagu campursari terbaik banyak dilantunkan di beberapa acara pesta pernikahan adat Jawa.

Campursari diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan musik Jawa yang modern. Namun, lirik-lirik pada lagu campursari masih mengadopsi lirik dari gendang Jawa yang masih tradisional.

Biasanya lagu campursari dinyanyikan dengan tambahan alat musik daerah berupa gamelan dan gendang. Lagu ini juga bisa dimainkan bersama aliran musik lainnya dan biasa dikenal dengan istilah campursari koplo, dangdut campursari, dan pop campursari.

twitter.com

Bagi sebagian orang mendengarkan musik campursari menjadi salah satu cara untuk menghilangkan stres, jenuh dan juga dapat mengurangi kelelahan. Dikarenakan suara musik campursari dengan alunan gamelan dan alat musik lainnya membuat suasana menjadi tenang, adem, dan damai.

Beberapa Lagu Campursari Terbaik

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang lagu campursari, yuk kita lihat beberapa lagu campursari terbaik yang populer diantara pecinta musik campursari.

1. Gethuk – Ki Manthous

Ki Manthous adalah musisi yang pertama kali mempopulerkan musik campursari pada awal tahun 1990-an bersama kelompok gamelannya yang bernama “Maju lancar”, dengan memasukkan keyboard ke dalam orkestrasi gamelan.

Karya besarnya berupa lagu yang sangat terkenal sampai sekarang adalah lagu yang berjudul “Gethuk” yang pernah dinyanyikan oleh Nurafni Octavia.

Lagu ini menceritakan seseorang yang sedang jatuh cinta. Uniknya lagu ini adalah di bagian tengah lagu terdapat lirik yang berupa pantun dengan menggunakan kata getuk yang menjadi highlight dari lagu tersebut dan kemudian dijadikan sebagai judul lagu.

Gethuk sendiri merupakan makanan tradisional dari Pulau Jawa. Dengan terkenalnya lagu ini maka makanan getuk juga semakin dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia.

2. Kempling– Ki Manthous

Lagu yang berjudul “Kempling” ini dinyanyikan Ki Manthous bersama dengan penyanyi campursari wanita yaitu Anik Sunyahni. Dengan lirik lagu yang menggunakan bahasa sehari-hari yang sederhana, menjadikan lagu ini mudah dimengerti.

Kata “Kempling” biasanya digunakan untuk menggambarkan suatu obyek yang mengkilat atau menyala. Pada lagu ini kata kempling digunakan untuk menggambarkan seorang janda yang cantik, mempesona dan masih menarik.

3. Nyidam Sari – Ki Manthous

Sebagai tokoh dan penemu musik campursari, pastinya sudah banyak lagu yang diciptakan oleh Ki Manthous dan menjadi lagu yang digemari oleh para pencinta musik.

Lagu “Nyidam Sari” memiliki lirik lagu dengan makna yang sangat romantis. Mengungkapkan kekaguman dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya melalui lagu. Seperti lagu ini yang menceritakan tentang rasa kagum dan pujian dari seorang pria kepada kekasihnya.

Kalau kamu ingin cara yang berbeda dan unik untuk mengungkapkan rasa cinta kepada pasanganmu, bisa banget nih kamu berikan lagu ini kepada wanita yang kamu cintai. Tapi Cuma buat kamu dan pasangan yang mengerti bahasa Jawa ya, biar nggak kebingungan sama isi lagunya.

4. Anting-Anting – Ki Manthous

Ciri khas dari lagu ini adalah sebagian besar akhiran kata dari liriknya memiliki rima yang sama dengan kata-kata yang berbentuk kiasan. Setiap wanita pasti senang bila diberikan perhiasan oleh orang yang dia cintai. Salah satu perhiasan yang disukai oleh para wanita adalah anting-anting.

Dalam lagu ini mengisahkan tentang seorang laki-laki yang memberikan perhiasan berupa anting-anting sebagai tanda cintanya kepada wanita yang ia cintai dan dia berharap wanita tersebut akan menjadi pasangan hidupnya.

5. Cinta Tak Terpisahkan – Cak Diqin

Muhammad Sodiqin, lebih dikenal dengan nama Cak Diqin. Sebagai penyanyi campursari, Cak Diqin sudah mengeluarkan lebih dari 45 album. Salah satu lagu campursari terbaik yang dipopulerkan oleh Cak Diqin adalah lagu “Cinta Tak Terpisahkan”.

Lagu ini dinyayikan berduet dengan Safitri. Meskipun tergolong lagu lawas dan menggunakan bahasa daerah, namun sebetulnya lagu ini mengisahkan cerita cinta yang biasa kita temui pada zaman sekarang ini.

Putusnya suatu hubungan dapat terjadi karena berbagai alasan. Seperti lagu ini yang mengisahkan tentang seorang laki-laki yang diputuskan oleh pasangannya karena merasa tidak ada keseriusan dan kejelasan dari laki-laki tersebut.

Nah, buat kamu para laki-laki yang sedang menjalin hubungan, harus diingat ya bahwa keseriusan dan kejelasan dalam suatu hubungan itu penting biar nantinya kamu nggak akan ditinggalin sama pacar kamu seperti cerita di lagu ini.

6. Sido Rondho – Cak Diqin

Sudah lebih dari 100 lagu campursari diciptakan Cak Diqin dari awal mulai kariernya sejak tahun 1990-an dan telah menerima penghargaan Karya Produksi Terbaik Bidang Lagu Berbahasa Daerah dari AMI Awards pada tahun 2006.

Menyanyikan lagu campursari biasanya dilakukan secara berduet, untuk lagu ini Cak Diqin berduet dengan Dini Aditama. Lagu “Sido Rondho” bercerita tentang ketulusan cinta sejati seorang pria yang rela menerima kembali mantan kekasihnya yang telah berstatus janda karena sudah menikah dengan orang lain dan akhirnya bercerai.

Diceritakan juga penyeselan dari kekasihnya yang lebih memilih pergi dan menikah dengan pria lain. Wanita ini sangat berharap bisa kembali bersama dan berjodoh selamanya bersama mantan kekasihnya yang tulus mencintainya.

7. Oplosan – Nur Bayan

Nur bayan merupakan pencipta lagu dan penyanyi lagu dangdut dan campursari yang berasal dari Kediri, Jawa Timur. Nur bayan mulai aktif bermusik dari tahun 2007 sampai sekarang. Lagu campursari ini diciptakan sendiri oleh Nur Bayan dan kemudian melejit saat dipopulerkan oleh Soimah pada salah satu program TV.

Dengan diaransemen ulang menjadi lagu dangdut koplo, lagu ini memiliki irama musik yang sangat energik dan lagu ini juga viral karena adanya gerakan yang khas dan sangat mudah diikut.

Kata oplosan sendiri sangat erat kaitannya dengan minuman keras. Melalui lagu ini Nur Bayan ingin mengajak agar orang-orang dapat meninggalkan kebiasaan menenggak minuman keras, terutama miras oplosan yang sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh.

8. Pokoke Joget – Nur Bayan

Soimah juga mempopulerkan lagu dari Nur Bayan yang berjudul “Pokoke Joget” yang kembali dinyayikan dalam genre musik dangdut koplo.

Lirik dalam lagu ini sangat lucu dan unik. Lagu ini mengajak orang-orang untuk berjoget saat mendengar suara gendang dan juga suara seruling, meskipun kita nggak kenal penyanyinya siapa, nggak ngerti juga isi lagunya apa yang pentik diasikkin aja guysss buat joget-joget.

Pokoknya siapapun yang denger lagu ini dijamin joget-joget dan akan terhibur, semua beban masalah akan berkurang.

9. Sakit Cinta – Anik Sunyahni

Selain berduet dengan Ki Manthous, Anik Sunyahni juga pernah berduet dengan penyanyi campursari pria lainnya. Pada lagu ini, Anik Sunyahni memilih Sentot sebagai pasangan duetnya.

Berbeda dengan lagu campursari lainnya yang menggunakan bahasa Jawa pada liriknya, lagu ini menggunakan bahasa Indonesia. Sehingga lagu ini lebih bersifat universal dan dapat dimengerti oleh lebih banyak orang.

Lirik dalam lagu ini berbentuk syair yang menggambarkan tentang jatuh cinta dan juga sakit hati. Dua perasaan itu bisa terjadi kepada siapa saja, tidak memandang tua dan muda, miskin dan kaya, bahkan tidak memandang status seperti janda, duda, atau nona.

Nah, buat kamu para generasi muda yang belum pernah mendengarkan lagu campursari, nggak ada salahnya untuk mencoba mendengarkan lagu ini. Karena lagu ini diciptakan bukan hanya untuk orang tua saja loh. Isi dari lagu-lagu campursari juga sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, terutama tentang masalah cinta yang pastinya sering dialami oleh anak muda zaman sekarang.

Dengan mengenal dan menikmati lagu campursari diharapkan nantinya kamu bisa mengembangkan lagu ini dan mempopulerkan musik campursari agar lebih dikenal di mancanegara.

Leave a Reply