11 Lagu Didi Kempot Terbaik bagi “Sobat Ambyar” yang Dilanda Patah Hati

Didi Kempot merupakan penyanyi dengan aliran keroncong dangdut yang berasal dari Kota Solo. Banyak sekali lagu-lagu yang telah diciptakan oleh beliau, ada sekitar 800-an lagu. Lagu-lagu Didi Kempot cukup memiliki banyak penggemar, digandrungi oleh banyak kalangan.

Sekarang ini penggemar beliau tidak hanya kalangan orang tua saja, tetapi juga banyak dari anak-anak muda yang senang mendengarkan lagu-lagu ciptaan Didi Kempot. Hampir semua anak muda di Pulau Jawa, khususnya Jawa Tengah dan Jawa Timur pasti tahu dan hafal dengan lagu-lagu yang dipopulerkan oleh Didi Kempot.

“Sad Boy” adalah sebutan untuk para penggemar laki-laki sedangkan “Sad Girl” adalah sebutan untuk penggemar wanita, dan komunitas bagi para penggemarnya dikenal dengan sebutan “Sobat Ambyar”.

cnnindonesia.com

Pilihan Lagu Didi Kempot yang Bertemakan Patah Hati

Dengan sebagian besar lagu yang diciptakan Om bertemakan patah hati, membuat dirinya mendapatkan julukan “The God Father of Broken Heart” atau “Bapak Patah Hati Nasional” dari para penggemarnya.

Lirik dari lagu-lagu yang beliau ciptakan memiliki arti yang sangat mendalam, bisa membuat kamu terenyuh dan menyayat hati kamu loh. Beberapa lagu yang paling populer dan akan menemanimu saat kamu merasa sedih dan patah hati bisa kamu lihat di bawah ini.

1. Stasiun Balapan

Setiap orang yang kenal Didi Kempot pasti tahu dengan lagu ini. Salah satu lagunya yang sangat populer dinyanyikannya adalah lagu “Stasiun Balalapan”.

Judul lagu ini diambil dari nama sebuah stasiun kereta api di Kota Solo dan menjadi inspirasi Didi Kempot untuk menulis lagu tersebut. Dengan karyanya tersebut maka PT KAI menetapkan Didi Kempot menjadi salah satu duta Kereta Api Indonesia.

Lagu ini mengisahkan tentang perpisahan sepasang kekasih yang terjadi di Stasiun Balapan. Lagu “Stasiun Balapan” ini sangat populer pada tahun 1990-an.

2. Cidro

Spesialnya lagu ini adalah waktu pembuatannya yang sangat singkat, hanya membutuhkan waktu satu jam enam puluh menit dari lirik sampai nadanya. Lagu yang dirilis pada tahun 1989 ini diciptakan berdasarkan pengalaman pribadi dari Didi Kempot yang pada saat itu hubungannya tidak direstui oleh orangtua kekasihnya.

Kata “cidro” merupakan bahasa Jawa yang memiliki arti ingkar janji. Seperti arti dari judul lagunya, isi dari lagu ini menceritakan pengingkaran janji yang telah diungkapkan kekasihnya.

3. Suket Teki

Salah satu lagu yang selalu ditunggu para “sobat ambyar” saat menonton Didi Kempot manggung adalah lagu “Suket Teki”. Kalau kita mengerti arti dari liriknya, lagu ini menceritakan kisah yang menyedihkan. Dimana seseorang ditinggalkan oleh kekasih yang dia cintai dan sudah tidak ada harapan lagi untuk memperbaiki hubungan tersebut.

Kisah tersebut digambarkan seperti seseorang yang menanam padi, namun yang tumbuh adalah suket teki (jenis rumput).

4. Pamer Bojo

Menjadi salah satu lagu terbaru ciptaan Didi Kempot yang dirilis pada tahun 2016 menjadikan lagu ini sering dinyayikan pada acara-acara pentas musik. “Pamer Bojo” juga sering dinyayikan oleh para penyanyi dangdut terkenal lainnya seperti Nella Kharisma dan Via Vallen.

Bahkan baru-baru ini lagu “Pamer Bojo” sangat terkenal dengan versi terbaru yaitu versi cendol dawet. Kata-kata cendol dawet disisipkan berulang kali di bagian tengah lagu. Lagu versi terbaru tersebut mampu mendongkrak lagu ini lebih terkenal dan menjadikan lagu ini unik dan lebih meriah.

5. Pantai Klayar

Tidak sedikit judul lagu yang diciptakan Didi Kempot mengambil dari nama suatu tempat yang terdapat pada daerah-daerah yang ada di Indonesia.

Pantai Klayar merupakan salah satu pantai yang indah dan terletak di daerah Pacitan, Jawa Timur. Tidak jauh berbeda dengan lagu “Stasiun Balapan”, lagu ini juga menceritakan tentang seseorang yang ditinggal kekasihnya tanpa ada kabar dan harapan.

6. Sewu Kuto

Lagu yang diciptakan oleh Didi Kempot bersama Arie Wibowo ini memiliki arti “seribu kota”. Alunan musik pada lagu ini sangat syahdu saat didengarkan.

Menjadi lagu andalan Didi Kempot, beberapa waktu lalu lagu ini menjadi viral saat Presiden RI Bapak Joko Widodo (Jokowi) ikut menyanyikan lagu tersebut dalam acara pagelaran wayang kulit.

Bila kamu memahami liriknya, lagu ini menceritakan tentang perjuangan seseorang yang mencari keberadaan kekasihnya. Walaupun dia telah melewati seribu kota, teteapi kekasih yang dia cari tetap tidak ditemukan.

7. Kalung Emas

Dipopulerkan pada tahun 2013, lagu ini sampai sekarang masih sering didengarkan dan akan selalu terasa nikmat di telinga. Buat kamu yang sedang patah hati karena dilupakan atau tidak dianggap oleh pasanganmu, lagu ini pastinya sangat mewakili perasaanmu.

Lagu ini menggambarkan kesedihan ketika seseorang sudah tidak dicintai kekasihnya lagi. Cinta dari sang kekasih telah memudar seiring dengan berjalannya waktu. Diibaratkan dengan kalung emas yang diberikan sebagai tanda cintanya yang kini telah luntur dan berubah menjadi biru.

Rasanya sakit banget ya kalau ditinggalkan kekasih yang kita cintai setelah sudah banyak pengorbanan yang kita lakukan tanpa tahu salah apa yang telah kita perbuat.

8. Layang Kangen

Selain lagu yang bertemakan patah hati, Didi Kempot juga menciptakan lagu mengenai kerinduan. Kata “layang kangen” sendiri memiliki arti “surat rindu”.

Rindu adalah hal paling abstrak yang bisa dirasakan saat sedang jatuh cinta. Nah buat kamu para pejuang LDR, bisa mendengarkan lagu ini untuk mengobati kerinduan pada pasanganmu. Lagu ini sangat cocok didengarkan saat kamu lagi galau dan kangen berat sama pasanganmu yang sudah lama tidak bertemu dan berada jauh darimu.

9. Banyu Langit

Demi untuk mendapatkan inspirasi saat menciptakan lagu, Didi Kempot terkadang mendatangi beberapa daerah, salah satunya adalah Nglanggeran, Gunung Kidul, Yogyakarta.

Di daerah tersebut terdapat danau di dataran tinggi yang dianggap dekat dengan langit. Hal inilah yang menginspirasi Om Didi untuk membuat lagu yang diberi judul “Banyu Langit”. Dalam lirik ini juga sangat digambarkan suasana yang dirasakan oleh Didi Kempot saat berada disana.

Lagu yang pernah dicover oleh Nella Kharisma ini bercerita tentang seseorang yang sangat rindu dengan kekasihnya yang pergi meninggalkannya padahal ia telah berjanji akan kembali.

10. Tanjung Mas Ninggal Janji

Lagu ini pernah dinyanyikan oleh Dhevy Geranium dengan aransemen musik reggae dan menjadi salah satu lagu bertemakan patah hati yang hits di kalangan para “Sobat Ambyar”.

Sama seperti lagu-lagu sebelumnya, lagu ini juga mengisahkan tentang kesedihan seseorang yang menunggu kekasihnya yang tidak kunjung kembali setelah pergi dari sisinya.

Setelah “Stasiun Balapan”, Pantai Klayar dan Nglanggeran sebagai latar tempat dari pembuatan lagu. Kali ini Didi Kempot mengambil latar Pelabuhan Tanjung Emas di kota Semarang dan mengambil nama pelabuhan tersebut untuk dijadikan sebagai judul lagu.

11. Dalan Anyar

Lagu terakhir dari Didi Kempot yang terkenal dan memiliki makna lagu yang tidak kalah dalam dengan lagu lainnya adalah lagu “Dalan Anyar”. Lagu ini masuk ke dalam album “Kasmaran” yang dirilis pada tahun 2016.

Judul lagu “Dalan Anyar” juga dikenal dengan judul “Terminal Kertonegoro”. Terminal Kertonegoro merupakan salah satu terminal bis yang ada di kota Ngawi, Jawa Timur.

Didi Kempot terus menciptakan lagu-lagu yang bertemakan patah hati, pengkhianatan, dan ditambah dengan setting ruang publik pada lagu-lagunya. Hal itulah yang menjadi salah satu ciri khas dan keunikan dari lagu ciptaan Didi Kempot.

Dengan liriknya yang jenaka dan melankolis menggunakan bahasa daerah, membuat lagu-lagu ciptaan Didi Kempot selalu mendapatkan tempat dihati para penggemarnya. Dan lagu-lagunya akan terus melegenda tak lekang oleh waktu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*