Metamorfosis Belalang | Kelangsungan Umur Hidup yang Sangat Singkat

Metamorfosis belalang tergolong ke dalam jenis metamorfosis tidak sempurna. Belalang merupakan jenis serangga yang merugikan petani karena menjadi hama yang menggangu dan memakan tumbuh-tumbuhan di sawah.

Namun belalang memiliki peranan penting dalam menjaga kestabilan ekosistem di lingkungan persawahan dengan memakan hama lain dan menjadi mangsa untuk berbagai jenis burung.

Jumlah spesies belalang diperkirakan lebih dari 10.000 spesies. Namun hampir semua spesies belalang hanya memiliki dua pilihan warna kulit yakni hijau atau coklat.

Belalang tergolong binatang herbivora karena memakan tumbuh-tumbuhan terutama di ladang persawahan.

ebiologi.net

Secara struktur dan ciri khas pada belalang memiliki sepasang antena pada bagian kepala dan mempunyai dua sayap yakni depan dan belakang yang digunakan untuk terbang.

Kedua sayap tersebut mempunyai ciri yang berbeda. Sayap belakang berukuran besar dan halus, sedangkan sayap depan berukuran kecil dan kasar.

Selain terbang belalang dapat melompat dengan kaki belakang dan merayap dengan kaki depan. Belalang sebagian besar habitatnya berada di darat beserta proses berkembangbiaknya. Belalang berkembang biak dengan melakukan metamorfosis tidak sempurna.


Fase Metamorfosis Belalang


Belalang memiliki tiga tahapan atau fase dalam melakukan metamorfosis untuk mengembangbiakkan diri yaitu:

1. Fase Telur

flickr.com

Fase ini merupakan fase pertama dalam melakukan metamorfosis. Telur dihasilkan dari proses perkawinan belalang jantan dan betina.

Belalang betina akan mengandung benih telur. Belalang betina sebagai induk mempunya cara sendiri untuk menjaga telurnya walaupun sang induk pergi menghilang begitu saja.

Musim perkawinan belalang diantara pertengahan musim kemarau dan musim panas. Jumlah telur yang dapat dihasilkan oleh belalang betina mencapai kurang lebih 300 butir telur.

Siklus telur belalang merupakan fase paling lama yang dilalui dalam proses metamorfosis. Dalam fase telur ini dapat menghabiskan waktu hingga kurang lebih 10 bulan.

Karakteristik telur belalang sangat unik yakni berwarna putih dan lengket seperti nasi. Tempat untuk menyimpan telurnya biasanya di bawah pasir dengan kedalaman kurang lebih 5 cm.

Selain pasir belalang betina juga menggunakan batang pohon dan daun untuk melakukan penyimpanan telur.

2. Fase Nimpha

pixabay.com

Setelah 10 bulan berlalu, telur belalang akan menetas dan memasuki fase nimpha. Dalam fase ini belalang muda akan keluar dari cangkang telur dengan bentuk fisik sempurna seperti induknya tetapi dalam ukuran yang lebih kecil.

Pada fase ini sayap dan alat reproduksi belalang belum muncul. Belalang muda belum dapat terbang namun dapat merayap.

Kelangsungan hidup belalang pada fase ini hanya sebesar 50 persen karena mangsa-mangsa selalu mengintai seperti ayam, tikus, kadal dan lain-lain.

Dengan kondisi belum dapat terbang, belalang muda akan kesulitan untuk menghindar dari sergapan musuhnya.

Belalang muda akan mengalami pergantian kulit 5-6 kali hingga memiliki bentuk fisik seperti induknya. Banyak fakta dan kondisi yang mempengaruhi jumlah pergantian kulit. Fase nimpha ini berlangsung sangat singkat yakni sekitar 5-10 hari.

3. Fase Belalang Dewasa

nusabudidaya.com

Setelah 10 hari berlalu, belalang muda telah memasuki fase belalang dewasa. Pada fase ini belalang akan sangat aktif.

Dengan bentuk fisik dan organ yang berfungsi terutama sayap memudahkan belalang untuk berpindah-pindah tempat dengan tujuan mencari makanan dengan cara berburu mangsa.

Pada fase ini belalang memiliki pertahanan yang baik sehingga mampu lolos dari serangan mangsanya. Belalang dewasa membutuhkan waktu selama kurang lebih 20 hari untuk berkembang biak.

Umur hidup belalang diperkirakan hanya selama 30 hari atau bahkan kurang, kemudian akan mati karena telah menjadi santapan para mangsanya.

Belalang memiliki kandungan protein yang tinggi yang baik untuk kesehatan tubuh manusia dan hewan lannya.

Kesimpulan

materibelajar.co.id

Belalang merupakan hewan herbivora yang menjadi penganggu tanaman petani. Belalang memiliki tiga tahapan dalam melakukan metamorfosis tidak sempurna yakni telur, nimpha dan belalang dewasa.

Kelangsungan hidup belalang sangat singkat karena banyak ancaman dari para mangsanya karena tingginya protein yang dimiliki oleh belalang.

Keyword: Metamorfosis Belalang

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.