4 Tahap Metamorfosis Semut | Dari Telur, Larva, Pupa, dan Dewasa

Posted on

Semut adalah hewan yang selalu meluangkan waktunya untuk selalu menyapa dengan sesamanya atau menjaga silaturahim dengan semut lainnya yang dijumpai atau berpapasan. Metamorfosis semut tergolong ke dalam metamorfosis yang sempurna.

Semut adalah hewan yang hampir ada di seluruh dunia ini. Keberadaan hewan satu ini banyak kita ketahui dimanapun, rumah, pinggir jalan, tanaman, merayap di tembok bahkan ada peribahasa yang mengatakan bahwa “ada gula pasti ada semut”.

Jadi dimanapun ada gula pasti ada semut. Spesies hewan ini yang merupakan satu dari sekitar 10.000 spesies dari famili Formicidae.

Ukuran tubuh semut hanya berkisar dari 2 hingga 25 milimeter. Warna semut biasanya kuning, coklat, merah hingga hitam. Semut adalah hewan yang sifatnya mirip dengan manusia yakni makhluk sosial.

materibelajar.co.id

Suatu penelitian mengungkapkan bahwa semut hidup dan bekerja sama membangun sebuah ekosistem atau koloni yang sangat terorganisir dengan baik.

Semut termasuk kedalam superorganisme karena memiliki peran dan punya status sosial.

Tiap koloni adalah keluarga terdekat. Di dalam suatu koloni biasanya terdapat ibu ratu, anak perempuan dewasa sebagai pekerja dan induk.

Koloni semut bisa amat kecil hingga hanya satu ekor satu dan beberapa pekerja, hingga ada koloni yang amat besar dengan memiliki jutaan pekerja.

Tujuan semut berkoloni adalah mengembangbiakkan, membentuk superorganisme, dan bertahan hidup. Cara semut berkomunikasi menggunakan zat kimia yang diproduksi oleh tubuh mereka dengan saling mencium dan memahami perintah.


Proses Metamorfosis Semut


Secara keseluruhan waktu yang dibutuhkan semut untuk melakukan metamorfosis adalah enam sampai sepuluh minggu.

Berikut ini beberapa tahapan yang dilakukan oleh semut untuk melakukan metamorfosis secara sempurna yakni:

1. Fase Telur

idntimes.com

Pada tahap ini telur dihasilkan dari perkawinan jantan dengan betina. Induk jantan akan langsung mati setelah melakukan perkawinan karena itu bagian tujuan hidup semut jantan.

Sang ratu akan menyimpan sperma tersebut dan memproduksinya menjadi telur. Bagi sang ratu setelah kawin ia akan memutuskan sayapnya dan membentuk koloni baru.

2. Fase Larva

sutrawidanta.wordpress.com

Telur yang berhasil menetas akan memasuki fase larva yang memiliki bentuk tanpa mata dan juga tanpa kaki. Larva semut sebagian besar hanya diam dan diberi asupan makanan oleh semut kasta pekerja.

Makanan yang diberikan kepada larva melalui proses unik, dimana semut memuntahkan makanan cair yang ada di temboloknya.

Pada waktu atau tahap selanjutnya larva kemungkinan diberikan makanan berbentuk padat seperti telur, potongan mangsa, dan benik yang dibawakan oleh semut pekerja.

Larva tumbuh melalui serangkaian 4 bahkan 5 tahap molting hingga memasuki tahap pupa.

3. Fase Pupa

berkahkhair.com

Pupa terlihat seperti semut dewasa, namun yang membedakan adalah antena dan sayapnya dilipat ke tubuh mereka pada fase ini.

Beberapa spesies pada fase ini, pupa tersebut diselubungi oleh kepompong sebagai perlindungan. Tahap selanjutnya adalah pupa berubah menjadi semut dewasa.

4. Fase Dewasa (Imago)

perpustakaan.id

Tahap terakhir adalah menjadi layaknya seekor semut yang memiliki beberapa kasta yakni ratu, pekerja, dan prajurit.

Semua pekerja adalah smeut betina yang steril yang bertugas merawat induk dan bayi-bayinya, membersihkan, dan memberi makanan.

Semut pekerja juga membangun koridor dan serambi baru untuk sarang mereka, mereka mencari makanan dan secara berulang selalu membersihkan sarang.

Tugas yang berat diemban oleh sang ratu yang memiliki tubuh yang besar dari yang lain. Sang ratu menyimpan telur hasil dari pembuahan oleh semut jantan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.