Pengertian Komunikasi | Komponen, Kategori, Proses, Model dan Jaringan nya

Komunikasi (Bahasa Inggris: communication) berasal dari Bahasa Latin communis yang artinya sama. Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi antara pengirim pesan kepada penerima pesan.

Informasi tersebut dapat berupa pesan, ide dan gagasan. Komunikasi dapat terjadi jika terjadi persamaan antara pengirim pesan dan penerima pesan.

Dalam berkomunikasi, informasi disampaikan dengan bahasa verbal dan bahasa nonverbal. Bahasa nonverbal dapat berupa gesture tubuh, sikap tertentu,

Pengertian Komunikasi

Image Source: talkpoint.com

1. Harold Laswell

Harold Laswell menyebutkan bahwa komunikasi adalah suatu proses mengatakan sesuatu dengan media tertentu dan hasil serta akibat tertentu. Laswell menekankan pada makna, ruang lingkup dan konteks dalam berkomunikasi.

2. Barnlund

Barnlund mengatakan bahwa komunikasi akan muncul karena adanya dorongan kebutuhan untuk mengurangi ketidakpastian, mempertahankan dan memperkuat ego, serta bertindak efektif.

3. Aristoteles

Aristotelesmendefinisikan komunikasi sebagai media atau alat bagi masyarakat untuk dapat berpartisipasi dalam demokrasi.

4. Anwar Arifin

Anwar Arifin mengatakan bahwa komunikasi adalah suatu proses yang penuh dengan makna. Komunikasi sebagai proses social.

5. Carl I Hovland

Carl I Hovland mengartikan komunikasi sebagai suatu proses yang meungkinkan pengirim pesan menjadi pemberi rangsangan gagasan untuk membentuk atau mengubah perilaku seseorang.

Komponen komunikasi

Image Source: independenceplus.com

Menurut Lasswell komponen-komponen yang diperlukan agar proses komunikasi dapat terlaksana adalah:

• Pengirim pesan (sender) merupakan pihak yang mengirimkan atau menyampaikan pesan ke pihak penerima pesan.

• Pesan (massage) merupakan isi atau informasi yang akan disampaikan oleh pengirim pesan kepada penerima pesan.

• Penerima pesan (receiver) merupakan pihak yang menerima pesan dari pihak pengirim pesan.

• Saluran (channel) merupakan media untuk mengirimkan pesan dari pengirim pesan kepada penerima pesan.

Contohnya ketika orang pertama berkomunikasi secara langsung atau tatap muka dengan orang kedua melalui media udara.

• Umpan balik (feedback) merupakan tanggapan dari penerima pesan atas pesan yang diberikan oleh pengirim pesan.

• protokol atau aturan berkomunikasi yang disepakati.

Kategori komunikasi

Image Source: squidhub.com

Bentuk – bentuk komunikasi tergolong ke dalam beberapa kategori seperti berikut ini:

• Komunkasi verbal: komunikasi yang dilakukan secara langsung atau melalui telepon dengan menggunakan bahasa (simbol) tertentu. Komunikasi verbal merupakan perkataan yang dikeluarkan oleh pengirim pesan.

• Komunikasi nonverbal: komunikasi yang dilakukan dengan bahasa tubuh, sikap tubuh, dan reaksi tubuh.

• Komunikasi tertulis: komunikasi yang dilakukan melalui tulisan. Contoh komunikasi tertulis adalah surat.

• Visualisasi: komunikasi yang berupa grafik, kurva, peta, dan visualisasi lainnya.

Proses komunikasi

Image Source: sourceable.net

Pesan atau informasi dikirimkan oleh pengirim pesan melalui saluran komunikasi kepada penerima pesan. Penerima pesan menyandi pesan yang diterima ke dalam bentuk yang dapat dipahami oleh penerima pesan.

Pengirim pesan yang efektif mampu memahami penerima pesan dengan cara menggunakan saluran pesan yang dapat dengan mudah diterima oleh penerima pesan.

Pengirim pesan yang efketif mampu mereduksi terjadinya kesalahpahaman terhadap pesan yang dikirimkan. Untuk memastikan pesan telah dimengerti oleh penerima, pengirim pesan dapat meminta tanggapan dari penerima pesan.

Secara ringkas, proses terjadinya komunikasi adalah sebagai berikut:

1. Pengirim pesan mengirimkan pesan kepada penerima pesan
2. Pesan disampaikan melalui saluran pesan, misalnya udara saat komunikasi langsung.
3. Penerima pesan menerima pesan dan menerjemahkan isi pesan.
4. Penerima pesan memberikan umpan balik atas pesan yang ia terima.

Model komunikasi

Image Source: womenworking.com

Model komunikasi yang akan kita bahas pada kesempatan ini adalah sebagai berikut:

1. Model komunikasi linear

Model ini dikenalkan pada tahun 1949 oleh Claude Shannon dan Warren Weaver. Model ini mengasumsikan bahwa seseorang hanya sebagai pengirim atau penerima pesan.

2. Model interaksional

Model ini dikemukakan pada tahun 1954 oleh Wilbur Schramm. Wilbur menekankan pada proses dua arah para komunikator dalam proses komunikasi. Model ini mendeskripsikan proses komunikasi yang melingkar.

Dengan kata lain, pengirim pesan akan mengirimkan pesan kepada penerima pesan dan sebaliknya, penerima pesan akan mengirimkan pesan kepada pengirim pesan.

Pada model ini pengirim dan penerima pesan memiliki derajat yang sama. Salah satu unsur penting pada model ini adalah adanya umpan balik (feedback) yang diberikan oleh penerima pesan kepada pengirim pesan.

3. Model transaksional

Model transaksional dikembangkan pada tahun 1970 oleh Barnlund. Model ini menggambarkan komunikasi berlangsung terus menerus antara pengirim dan penerima pesan.

Komunikasi pada model ini berupa proses kooperatif. Artinya baik pengirim pesan maupun penerima pesan memiliki tanggung jwab terhadap efektivitas dan dampak dari komunikasi tersebut.

Jaringan komunikasi

Image Source: propertyme.com.au

Jaringan komunikasi menggambarkan aliran informasi dalam suatu organisasi. Berikut ini beberapa jenis jaringan komunikasi:

• Jaringan roda (wheel network) adalah jaringan informasi dengan susunan informasi mengalir dari dan ke satu anggota sentral.

• Jaringan rantai (chain wheel) adalah jaringan informasi dengan anggota berkomunikasi dengan orang yang disebelahnya secara berurutan.

• Jaringan lingkaran (circle network) adalah jaringan informasi dengan anggota berkomunikasi dengan pihak lain yang dekat dengannya dalam hal keahliah dan lain lain.

• Jaringan semua saluran (all channel network) adalah komunikasi di dalam satu tim yang bentuknya tidak beraturan.

Faktor yang menghambat komunikasi efektif

Hambatan (barrier) dalam komunikasi merupakan faktor yang dapat mengganggu terjadinya komunikasi yang efektif.

Hambatan komunikasi akan menyebabkan pesan yang disampaikan oleh pengirim pesan diterima berbeda oleh penerima pesan. Penerima pesan memaknai pesan yang disampaikan tidak sama dengan maksud pengirim pesan.

Klasifikasi hambatan komunikasi dibedakan menjadi dua, yaitu hambatan internal dan hambatan eksternal. Hambatan internal adalah hambatan yang berasal dari dalam individu terkait kondisi fisik dan psikologis.

Hambatan eksternal adalah hambatan yang berasal dari luar individu, misalnya yang terkait dengan lingkungan. Contohnya latar belakang sosial.

Berikut ini penjabaran beberapa faktor yang menghambat komunikasi:

1. Bahasa

Bahasa merupakan simbol-simbol yang digunakan untuk berkomunikasi. Pada masing – masing daerah memiliki bahasa yang berbeda sehingga jika ingin berkomunikasi akan lebih sulit.

Contohnya di Indonesia menggunakan Bahasa Indonesia sedangkan di Australia menggunakan Bahasa Inggris.

Dalam berkomunikasi antara orang Australia dan orang Indonesia akan memiliki hambatan, kecuali jika saliang mengusai bahasanya.

2. Lingkungan

Lingkungan akan memepengaruhi berlangsungnya komunikasi. Misalnya saja lingkungan yang ramai dan bising akan menyebabkan komunikasi terhambat karena penerima pesan tidak mendengar dengan jelas pesan dari pengirim pesan.

3. Fisik

Keterbatasan fisik akan mempengaruhi kelancaran dalam berkomunikasi.

4. Psikologi

Keadaan psikologis akan mempengaruhi berlangsungnya komunikasi. Misalkan penerima pesan sedang dalam kondisi psikologis tidak baik, marah, maka pesan yang disampaikan oleh pengirim pesan akan ditangkap berbeda oleh penerima pesan.

Upaya mengatasi hambatan komunikasi

Berikut ini cara-cara mengatasi hambatan komunikasi, antara lain:

• Gunakan umpan balik

Setelah menyampaikan pesan, pengirim pesan meminta umpan balik atau tanggapan dari penerima pesan untuk mengetahui apakah pesan telah dimengerti dengan benar.

• Memahami orang lain

Baik pengirim maupun penerima pesan harus memahami satu sama lain karena masing – masing individu memiliki kompleksitas yang berbeda. Latar belakang social, budaya, ekonomi dan sebagianya akan mempengaruhi cara berkomunikasi seseorang,

• Gunakan komunikasi langsung (face to face)

Komunikasi langsung memiliki kelebihan yaitu penyempaian pesan tidak hanya melalui ucapan tetapi juga melalui bahasa tubuh.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.