Ukuran Asbes | Kelebihan dan Kekurangan dalam Penggunaannya

Asbes merupakan salah satu bahan material untuk atap. Atap asbes merupakan salah satu jenis atap yang banyak digunakan di Indonesia. Atap ini terbuat dari asbes semen atau fiber. Bentuk asbes untuk atap adalah lembaran tipis bergelombang dengan ukuran asbes kecil atau besar.

Atap asbes mampu menyerap sinar matahari. Jadi sinar matahari yang mengenai atap asbes tidak memantul.

Ukuran Asbes untuk Atap

dekoruma.com

Ada banyak sekali ukuran asbes yang dapat digunakan sebagai atap bangunan. Beberapa ukuran yang umumnya beredar di pasaran adalah:

• 105 x 105 cm

Asbes dengan ukuran 105 x 105 cm merupakan asbes yang paling banyak dicari. Ada yang menggunakannya untuk atap gedung, rumah, atau atap garasi.

• 180 x 105 cm

Dengan ukuran yang lebih besar dari sebelumnya, asbes dengan ukuran 180 x 105 cm biasanya memiliki harga yang lebih tinggi.

• 240 x 105 cm

Atap asbes dengan asbes ukuran 240 x 105 cm ini biasa digunakan pada pabrik karena ukurannya yang besar.

Kelebihan Penggunaan Atap Asbes

pesonarumah.com

• Harganya relatif murah

Dari segi ekonomi, harga atap asbes cenderung lebih murah daripada atap dengan beberapa bahan lain. Karena harganya yang murah tersebut, atap asbes memiliki banyak peminat untuk menjadikannya bagian dari pembangunan.

• Mudah didapat

Salah satu keunggulan atap asbes adalah mudahnya mendapatkan asbes di toko material terdekat. Tentu saja hal ini menjadi pertimbangan bagi seseorang yang sedang memilih bahan untuk atap.

• Ringan

Bentuknya yang lebar dan cukup tipis membuat atap asbes cenderung terasa ringan. Selain itu, karena bentuknya yang lebar, atap asbes tidak memerlukan terlalu banyak penyangga.

• Mudah dipasang

Karena atap asbes cenderung ringan, maka pemasangan atap asbes menjadi lebih mudah untuk dilakukan. Pemasangan asbes sebagai atap lebih mudah daripada bahan lain yang juga dapat dijadikan atap.

• Mudah dibersihkan

Dengan bentuk yang lebar, atap asbes bisa lebih mudah dibersihkan.

Kekurangan Penggunaan Atap Asbes

artikel.rumah123.com

Selain memiliki kelebihan, penggunaan atap asbes juga memiliki beberapa kekurangan, diantaranya:

• Udara cenderung terasa panas

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, atap asbes yang tidak memantulkan sinar matahari akan menyerap panas dan membuat udara ruangan yang dinaunginya terasa panas dan gerah. Jadi atap asbes kurang disarankan untuk digunakan sebagai atap bangunan di daerah yang panas.

• Atap asbes cukup rapuh dan mudah rusak

Walaupun bentuk lebar dan tipisnya cukup menguntungkan karena ringan, sifat ini juga menjadikan atap asbes rapuh dan mudah rusak. Jika satu sisi atap asbes patah atau retak, maka perlu mengganti dengan lembaran asbes yang baru.

• Berbahaya bagi kesehatan

health.detik.com

Berdasarkan suatu sumber, di kisaran abad dua puluh, muncul berita bahwa ada banyak penambang asbes yang meninggal dunia. Sejak saat itu, penggunaan bahan asbes mulai dibatasi bahkan tidak dianjurkan. Di Jepang pemakaian asbes bahkan sampai dilarang.

Bagaimana bisa asbes membahayakan kesehatan? Asbes terdiri dari partikel berukuran mikro yang tentu saja tak terlihat oleh kasat mata. Partikel mikro tersebut bisa saja terhirup oleh orang yang berada di sekitarnya sehingga menimbulkan berbagai penyakit.

Salah satu penyakit yang disebabkan masuknya partikel asbes tersebut adalah kanker paru-paru. Mungkin selama beberapa hari menggunakan atap asbes, seseorang akan merasa biasa-biasa saja.

Namun beberapa puluh tahun setelahnya, gejala penyakit yang disebabkan partikel mikro asbes mungkin akan terlihat. Jadi, bagi anda yang sedang memikirkan bahan untuk pembuatan atap, terutama di daerah panas, lebih disarankan untuk mengunakan bahan lain.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.